- Home
-
- Luar Negeri
-
- Gempa di Afghanistan Akiba...
Gempa di Afghanistan Akibatkan Ribuan Orang Tewas
Senin, 09 Okt 2023, 00:00 WIBISLAMABAD - Gempa kuat dengan magnitudo 6,2 yang mengguncang provinsi-provinsi di Afghanistan menimbulkan ribuan korban jiwa. Pusat gempa berada 40 kilometer barat laut Kota Herat. Sebanyak 2.053 orang tewas, 9.240 orang terluka, serta 1.329 rumah rusak atau hancur.
"Sebanyak 2.053 orang tewas, 9.240 orang terluka, serta 1.329 rumah rusak atau hancur," kata Juru Bicara Kementerian Bencana Afghanistan, Mullah Janan Sayeeq, kepada Reuters, Minggu (8/10).
Seperti dikutip dari Antara, lebih dari 200 jenazah dibawa ke rumah-rumah sakit, kata pejabat Departemen Kesehatan Herat yang menyebut dirinya sebagai dr Danish.
Dia menambahkan, sebagian besar korban adalah perempuan dan anak-anak. "Jenazah-jenazah itu telah dibawa ke beberapa tempat, markas militer, rumah sakit," kata Danish.
Gempa itu menimbulkan kepanikan di Herat, kata seorang penduduk bernama Naseema, pada Sabtu (7/10). "Orang-orang meninggalkan rumah mereka, kita semua berada di jalanan," katanya dalam pesan teks.
Dia menambahkan bahwa kota itu masih merasakan sejumlah gempa susulan. Lebih jauh, Mullah mengatakan jumlah korban jiwa dapat bertambah, seraya menambahkan getaran menyebabkan kerusakan berat di barat laut Provinsi Herat dan Badghis.
Terjebak Reruntuhan
Mullah menambahkan, sulit untuk mengetahui jumlah pasti korban jiwa, namun sejauh ini pejabat setempat melaporkan 1.000 orang tewas. "Tiga desa di Provinsi Herat rusak total, ratusan warga masih terjebak di bawah reruntuhan," ungkapnya kepada Anadolu melalui sambungan telepon.
Organisasi Kesehatan Dunia wilayah Afghanistan mengatakan timnya berada di rumah sakit-rumah sakit memberikan bantuan perawatan bagi mereka yang terluka dan memeriksa kebutuhan tambahan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan gempa magnitudo 6,2 yang terjadi di barat laut Kota Herat, Afghanistan, dipicu deformasi batuan di sepanjang Sesar Herat.
"Secara tektonik, gempa ini tergolong gempa kerak dangkal (shallow crustal earthquake), akibat adanya deformasi batuan di sepanjang Sesar Herat," kata Kepala Pusat Gempa dan Tsunami BMKG, Daryono, di Jakarta, Minggu.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
BPBD Magetan Melaporkan Sejumlah Bencana Alam Akibat Cuaca Ekstrem
-
McLaren Awali Musim F1 2026 dengan Pendekatan Bertahan, Stella Akui Ferrari dan Mercedes Unggul
-
Penyaluran Bantuan Logistik untuk Korban Angin Puting Beliung di Probolinggo
-
Tercatat 50 Kejadian Bencana Alam di Wilayah Magetan Selama Januari 2026
-
Pengecekan Legalitas 1.085 Batang Kayu Bulat di Sungai Kapuas
-
Waspadai Longsor Susulan di Cisarua
-
Proses Verifikasi Penerima Bantuan Rumah Rusak Berat di Sigi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.