Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bantuan untuk Warga Miskin Ekstrem di Tanjungpinang Terus Disalurkan

📅 Sabtu, 07 Okt 2023, 00:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bantuan untuk Warga Miskin Ekstrem di Tanjungpinang Terus Disalurkan Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkot Tanjungpinang
Ket. Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan, saat menyerahkan bantuan masyarakat miskin ekstrem di Kantor Kecamatan Tanjungpinang Kota, Jumat (6/10/2023).

Tanjungpinang - PemerintahKota (Pemkot) Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyalurkan sejumlah paket bantuan kepada masyarakat dengan kategori kemiskinan ekstrem di beberapa wilayah setempat, berupa bahan pangan, keranjang, dan payung parasol(jenis tabir surya yang dapat melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari).

"Bantuan ini anggarannya bersumber dari zakat profesi ASN pemkot yang selama ini dikelola oleh Baznas," kata Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan, usai penyerahan bantuan di Kantor Kecamatan Tanjungpinang Kota, Jumat.

Hasan merinci bantuan pangan diberikan kepada 26 kepala keluarga (KK) di wilayah Kelurahan Melayu Kota Piring.

Sedangkan keranjang diberikan kepada 23 orang pemulung yang berada di Kelurahan Air Raja. Sementara, untuk payung parasol diberikan kepada delapan penjual bunga ziarah taman makam (kuburan) kilometer tujuh.

Ia menyampaikan bahwa bantuan yang diserahkan itu merupakan bentuk kepedulian Pemkot Tanjungpinang kepada warga yang tidak mampu.

"Semoga bahan pangan yang diberikan ke warga miskin ekstrem bisa membantu kebutuhan sehari-hari," katanya.

Sedangkan bagi penerima bantuan keranjang dan payung parasol, kataHasan, diharapkan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya serta menjadi pemicu agar mereka lebih semangat lagi untuk mencari rezeki.

Ia juga mengapresiasi Baznas Tanjungpinang yang selama ini sudah mengelola zakat dengan baik, sehingga bisa kembali kepada warga yang memang berhak menerimanya.

"Ini tentu membantu pemerintah untuk mengentas angka kemiskinan," kataHasan.

Dia menambahkan tahun ini Pemkot Tanjungpinang juga telah mendapatkan dana insentif daerah (DID) dari Kementerian Keuangan sebesar Rp17 miliar, di mana sekitar Rp6,2 miliar digunakan untuk program pengentasan kemiskinan.

Berdasarkan data BPS, tercatat ada sekitar 21.000 warga di ibu kota Provinsi Kepri yang masih berada di bawah garis kemiskinan, salah satunya diukur dari pengeluaran rumah tangga per bulan yang sebesar Rp746 ribu.

"Pemkot tengah menyusun program-program pengentasan kemiskinan, seperti program padat karya, bantuan rumah tak layak huni (RTLH), bantuan sosial, serta bantuan pemulihan ekonomi masyarakat," kata Hasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Jakarta Terima Hadiah Ultah...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.