Perkuat Kolaborasi, AIS Forum Kesempatan Cari Solusi Bersama Atasi Perubahan Iklim
Jumat, 06 Okt 2023, 00:02 WIBJAKARTA - Perkuat kolaborasi, AIS Forum merupakan salah satu kesempatan bagi negara-negara pulau dan kepulauan untuk mencari solusi bersama mengatasi perubahan iklim, kata perwakilan Indonesia pada Konferensi Penelitian dan Pengembangan (R&D Conference AIS) Alexander Muhammad Khan.
Alexander, yang juga merupakan peneliti di Universitas Padjadjaran, mengatakan bahwa kehadiran AIS Forum menjadi sangat penting karena negara-negara pulau dan kepulauan saat ini sama-sama menghadapi musuh nyata dari perubahan iklim.
"Saya melihat dengan adanya forum ini, perjuangan negara-negara pulau dan kepulauan untuk menghadapi masalah ini bisa menjadi lebih terstruktur, tajam dan tidak lagi sporadis," kata Alexander dalam sebuah diskusi virtual yang diadakan Kementerian Komunikasi dan Informatika di Jakarta, Rabu.
"Ini menjadi platform perjuangan bagi negara-negara kepulauan, bahwa perubahan iklim itu nyata. Perubahan iklim menjadi musuh bersama bagi negara-negara kepulauan," tambah dia.
Perwakilan Indonesia pada Konferensi Pemuda AIS 2023, Engel Laisina, mengatakan bahwa AIS Forum adalah wadah yang tepat untuk membahas aksi-aksi iklim dalam menangani perubahan iklim yang makin nyata.
Aktivis lingkungan di Ambon, Maluku itu mengatakan bahwa negara-negara pulau dan kepulauan menjadi "frontliner" dan yang akan paling terdampak perubahan iklim.
"Isu yang akan coba aku angkat dalam forum ini adalahbalancing activismdi daerah pedesaan dan perkotaan, karena yang aku lihat sejauh ini aksi-aksi iklim itu pada dasarnya dilakukan secara besar-besaran di kota," ujar dia.
AIS Forum, yang diinisiasi pada 2018, akan menggelar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) pertama di Bali pada 10-11 Oktober 2023 dengan mempertemukan 51 negara kepulauan.
Lebih dari 25 negara partisipan AIS Forum telah mengkonfirmasi kehadirannya pada rangkaian pertemuan tersebut.
Ada empat fokus kerja AIS Forum selama ini, yakni adaptasi, mitigasi perubahan iklim dan penanganan bencana; ekonomi biru; penanganan sampah plastik di laut; dan tata kelola maritim yang baik.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, Targetkan 20 Ribu Peserta
-
Blackout Sumatera Bongkar Rapuhnya Ketahanan Listrik Nasional
-
Ekonomi Syariah Indonesia Dinilai Belum Optimal karena Kurang Integrasi
-
Mendorong Prestasi 23 Peserta MTQ Tingkat Provinsi NTT
-
Diskon Tumbler Estetik di Jakarta Fair 2026, Lock n Lock Obral Potongan hingga 85 Persen
-
Presiden Prabowo Perintahkan ke Seluruh Menteri Bersihkan Pungli dan Korupsi di Birokrasi
-
Polres Malang Tetapkan Empat Tersangka Pelaku Kekerasan Terhadap Wisatawan Surabaya di Pantai Wedi Awu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.