Kinerja Kota Bogor Sangat Baik

Kamis, 05 Okt 2023, 04:00 WIB

BOGOR - Dalam penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB), kinerja Kota Bogor masuk dalam kategori sangat baik. Penilaian tersebut disampaikan tim Uji Petik, saat mengunjungi Balai Kota Bogor, yang dipantau Rabu (4/10). Kedatangan tim yang dipimpin ketuanya, Tina Talisa, disambut Wali Kota, Bima Arya.

Dengan ini Kota Bogor masuk delapan pemkot berkinerja sangat baik untuk PTSP dan PPB. Bima Arya menyatakan, dalam upaya membenahi atau reformasi perlu beberapa fase atau titik balik. Dia memberi contoh, pada awal tahun 2015, Pemkot melaksanakan reformasi birokrasi untuk perizinan dan dunia usaha.

Ket. Foto: Wali Kota Bogor, Jawa Barat Bima Arya (tengah, berdiri, baju biru) saat foto bersama tim uji Petik Nomine Pemerintah Kota di halaman Balai Kota Bogor, Selasa (3/10). — Sumber: ANTARA/HO/Pemkot Bogor

Perizinan menjadi indikator utama reformasi birokrasi. Maka, prosesnya lebih mudah dengan biaya yang terukur. Ini dilakukan melalui sistem berbasis elektronik (aplikasi SMART). Bima menjelaskan pengembangan sistem secara bertahap dilakukan pada tahun-tahun berikutnya.

Lalu, pada tahun 2017 mulai ada 20 perizinan secara daring untuk diarahkan dalam satu pintu, tanda tangan digital, dan layanan berbasis Android. Tahun 2018, reformasi bertambah menjadi 38 layanan perizinan.

Titik balik berikutnya, lanjut Bima, inspirasi dan belajar dari daerah lain. Dari sini muncullah Mal Pelayanan Publik (MPP). Dalam MPP diberikan layanan dari berbagai elemen yang menjadi rujukan. Ada juga studi banding daerah lain. "MPP tidak sekadar melayani, tetapi juga memudahkan. Layanan meliputi delapan nonperizinan, 36 perizinan, dan penetapan retribusi," ujar Bima. Di luar itu, ada juga layanan Online Single Submission (OSS).

Lebih jauh, Bima Arya memaparkan OSS yang dibangun pemerintah pusat disikapi Pemkot Bogor dengan melakukan penyesuaian-penyesuaian. Kemudian, membangun sistem serta mengintegrasikan. Lalu, ada Perwali Nomor 7 Tahun 2023 tentang Pendelegasian Kewenangan Perizinan melalui Sistem OSS.

Dalam kurun tiga tahun terakhir, investasi meningkat. Tercatat, realisasi tahun 2020 cukup tinggi, namun tahun berikutnya terpukul pandemi. Saat ini sudah mulai recovery. "Memang belum sebesar sebelum pandemi, tetapi kini relatif lebih cepat recovery," jelas Bima.

Dia memberi contoh di jalanan sudah banyak kafe, warung, atau restoran yang menjamur. Sayang, banyak tidak diimbangi kelengkapan dokumen dan izin. Dengan begitu, diperlukan langkah-langkah yang lebih persuasif untuk memastikan semuanya memiliki izin.

Pemkot melakukan jemput bola untuk lebih memaksimalkan pelayanan perizinan, di antaranya melalui program SMART Merapat. Program SMART Merapat berupa mobil keliling ke kecamatan dan kelurahan mendekati masyarakat agar mudah mengurus perizinan. Untuk antre secara online dapat dilakukan melalui aplikasi SAPA ANDA.

Ketua Tim Penilai, Tina Talisa, mengapresiasi hasil terbaik yang diraih Pemkot Bogor. Tina menjelaskan penilaian akan diumumkan November. Menurutnya, kategori penilaian hanya baik dan sangat baik.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.