Ekosistem Kebudayaan Harus Terus Diperkuat

Selasa, 03 Okt 2023, 00:37 WIB

Padang - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI menyebut Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk memperkuat ekosistem kebudayaan Tanah Air.

"Semoga PKD ini menjadi energi positif yang dapat memperkuat ekosistem kebudayaan," kata Direktur Perlindungan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek, Judi Wahyudin pada pembukaan Pekan Kebudayaan Daerah yang digelar 2 hingga 6 Oktober 2023 oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat di Padang, Senin.

Ket. Foto: Direktur Perlindungan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek Judi Wahyudin di Padang, Senin malam, (2/10/2023). — Sumber: ANTARA/Fandi Yogari Saputra

Menurut Wahyudin, PKD juga beririsan dengan Kongres Kebudayaan Indonesia. Oleh karena itu, adanya dua agenda budaya tersebut diharapkan memberikan warna tersendiri terkait kontribusi Ranah Minang di kancah nasional.

Tidak hanya itu, sambung dia, dalam waktu yang berdekatan juga bakal digelar Anugerah Kebudayaan Indonesia pada 27 November 2023, serta penyerahan sertifikat warisan budaya tak benda Indonesia dan cagar budaya nasional pada 25 Oktober.

"Jadi, Pekan Kebudayaan Daerah ini momennya sangat pas dilaksanakan pada acara yang sama," ujarnya.

PKD 2023 yang digelar dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Sumatera Barat merupakan ruang ekspresi beragam kreasi, aktivitas seni yang mempersatukan masyarakat dengan pelaku budaya.

Kegiatan itu tidak hanya menggerakkan seniman maupun budayawan, tetapi juga menumbuhkan dan mengembangkan perekonomian masyarakat, terutama pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berbasis kearifan lokal.

"Mudah-mudahan Pekan Kebudayaan Daerah di Sumbar tetap ada setiap tahun, semakin meningkat, seru dan maju," ucapnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy mengatakan PKD yang menjadi agenda tahunan merupakan perwujudan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

"Pekan kebudayaan daerah menjadi wadah untuk memfasilitasi keberagaman budaya dan interaksi budaya," kata Audy.

Kegiatan itu juga menjadi ruang bersama dan sikap saling menghargai, sarana pelestarian tradisi sekaligus bentuk pengenalan budaya kepada generasi muda dengan tujuan melindungi, mengembangkan, pembinaan dan pemanfaatan kebudayaan.

"Kegiatan ini juga menjadi ajang bagi seniman, budayawan hingga sastrawan untuk menunjukkan bakat," kata dia.

Menurutnya, kebudayaan Minangkabau cukup kental di tataran nasional hingga internasional, dan mudah dikenal masyarakat luas. Sebagai contoh, masyarakat di luar provinsi itu bisa dikatakan akrab dengan masakan Minang, baju tradisional hingga bentuk bangunan rumah adat Minangkabau.

"Keidentikan tersebut, karena rumah makan Padang ada dimana-mana dan selalu adagonjongnya," kata dia.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.