Cara Berbeda Nonton MotoGP Indonesian 2026, InJourney Tourism Sediakan Camping Ground, Serasa Kemping!

Jumat, 04 Sep 2026, 23:55 WIB

LOMBOK TENGAH - InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menyiapkan prototype camping ground dan vampervan experience untuk alternatif akomodasi bagi penonton MotoGP Indonesia yang digelar di Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, 9-13 Oktober 2026.

"Inovasi ini menjadi jawaban bagi wisatawan yang ingin datang menyaksikan ajang MotoGP di Mandalika dengan cara berbeda," kata Direktur Operasi ITDC Troy Warokka Lombok Tengah, Jumat.

Ket. Foto: Direktur Operasi ITDC Troy Warokka (kiri) saat meninjau tenda camping ground yang disiapkan untuk penonton MotoGP Indonesia di Mandalika, Jumat (4/9). — Sumber: ANTARA/Akhyar Rosidi.

Ia mengatakan camping ground sudah menjadi bagian dari gaya hidup, karena banyak wisatawan secara ekonomi tinggi, namun memilih liburan dengan camping karena dinilai lebih sehat dan terjangkau.

“Kami ingin mengembangkan Mandalika dengan cara berbeda. Ini jawaban terhadap wisatawan yang ingin datang menyaksikan MotoGP Indonesia," katanya.

Troy yang juga Chairman MotoGP Mandalika 2026 mengatakan konsep camping ground tersebut disiapkan sebagai jawaban atas kebutuhan akomodasi penonton, khususnya pengguna kendaraan roda dua yang datang dari berbagai wilayah Indonesia.

Menurutnya, penonton dari Aceh, Medan hingga Pulau Jawa yang menempuh perjalanan darat menggunakan sepeda motor membutuhkan pilihan akomodasi yang tidak terlalu mahal, namun tetap mudah diakses.

"Kami coba dengan MotoGP, yaitu akomodasi dengan menggunakan camping ground ataupun camping," katanya.

Ia menjelaskan, gagasan tersebut bermula dari komunikasi dengan sejumlah pihak yang memiliki kemampuan menyediakan tenda, sementara kebutuhan utilitas dan fasilitas pendukung disiapkan oleh pengelola.

Dalam tiga bulan terakhir, pihaknya bersama tim telah mengkaji sejumlah lokasi yang dinilai potensial. Dari beberapa pilihan tersebut, kawasan pantai akhirnya dipilih karena memiliki akses yang mudah, terlihat jelas dan telah didukung berbagai fasilitas umum.

"Sudah cukup banyak lokasi yang kami pilih. Kami memilih lokasi yang paling mudah dan visible. Dalam satu atau dua minggu terakhir kami putuskan akan dilakukan di tempat ini, di sepanjang Pantai Mandalika," katanya.

Ia menilai kawasan tersebut memiliki keunggulan karena fasilitas dasar telah tersedia, mulai dari toilet, tempat belanja, toko hingga akses keluar-masuk yang relatif mudah.

Selain menjadi tempat bermalam bagi penonton MotoGP, camping ground tersebut diharapkan menjadi pemicu pengembangan kawasan wisata pantai.

"Salah satu mimpi kami memang tempat ini nantinya betul-betul menjadi pantai yang bersih dan banyak kunjungan wisatawan," katanya.

Ia pun perkembangan penjualan tiket MotoGP Mandalika 2026 terus menunjukkan tren positif. Hingga saat ini, penjualan tiket disebut telah mencapai sekitar 50 persen, termasuk adanya pembelian dalam jumlah besar dari sejumlah perusahaan.

Dukungan terhadap penyelenggaraan MotoGP Mandalika juga semakin luas dengan keterlibatan sejumlah sponsor, agen perjalanan dan maskapai penerbangan.

"Travel agent ternyata memang sudah menjual paket ini. Sekarang masyarakat semakin paham bahwa untuk menonton MotoGP mereka tidak harus selalu booking hotel setiap hari. Paket perjalanan sudah semakin mudah," katanya. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.