Saham Evergrande Ditangguhkan karena Pimpinannya di Bawah Pengawasan

Kamis, 28 Sep 2023, 18:36 WIB

HONG KONG - Bloomberg News baru-baru ini melaporkan Bursa Hong Kong pada Kamis (26/9), menagguhkan saham Evergrande, setelah pimpinan pengembang real estate Tiongkok itu dilaporkan telah ditempatkan di bawah pengawasan.

Saham Evergrande pada Rabuditutup pada 32 sen Hong Kong. Ini bukan kali pertama saham Evergrande disuspensi. Perdagangan dihentikan padaMaret tahun lalu dan baru melanjutkan perdagangan pada 28 Agustus, setelah jeda selama 17 bulan.

Ket. Foto: Bursa Hong Kong pada Kamis (26/9), mengumumkan, saham Evergrande ditangguhkan. Bangunan tempat tinggal yang sedang dibangun di proyek Tao Yuan Tian Jing, yang dikembangkan oleh China Evergrande Group, di Yangzhou, Tiongkok. — Sumber: Istimewa

Pada Rabu malam, Evergrande melaporkan kerugian yang diatribusikan kepada pemegang saham sebesar atau33 miliar yuan 4,15 miliar dollar AS untuk enam bulan yang berakhir pada Juni. Kerugian operasional mencapai 11,72 miliar yuan, turun dari 39,36 miliar pada paruh pertama tahun 2022.

Pada Juli, perusahaan membukukan kerugian bersih gabungan sebesar 81 miliar dolar AS untuk tahun 2021 dan 2022, dalam laporan pendapatannya yang telah lama tertunda. Bandingkan dengan laba bersih sebesar 8,1 miliar yuan pada tahun 2020, sebelum perusahaan tersebut mengalami gagal bayar.

Baru bulan ini, Evergrande menunda pertemuan restrukturisasi utang dengan para kreditor, dengan mengatakan dalam pengajuannya "penjualan Grup belum seperti yang diharapkan oleh perusahaan" sejak pengumuman restrukturisasi utang pada bulan Maret.

"Oleh karena itu, Evergrande menganggap perlu untuk menilai kembali persyaratan usulan restrukturisasi untuk memenuhi situasi objektif perusahaan dan permintaan para kreditur," katanya.

Perusahaan juga mengungkapkan karenapenyelidikan terhadap anak perusahaan Hengda Real Estate, menyebabkab perusahaan tidak dapat menerbitkan surat utang baru berdasarkan rencana restrukturisasi utangnya.

Reuters melaporkan, unit Evergrande sedang diselidiki oleh regulator sekuritas Tiongkok atas dugaan pelanggaran keterbukaan informasi. Perkembangan terbaru terjadi seminggu setelah polisi menahan beberapa staf di unit pengelolaan kekayaan Evergrande.

Pada Agustus,Evergrande mengajukan permohonan perlindungan kebangkrutan Bab 15 di Pengadilan AS, yang memungkinkan pengadilan kebangkrutan AS untuk melakukan intervensi dalam kasus kebangkrutan lintas batas yang melibatkan perusahaan asing yang sedang menjalani restrukturisasi dari kreditor.

Menurut pengajuan tersebut, Tianji Holdings, afiliasi Evergrande, dan anak perusahaannya, Scenery Journey, juga mengajukan perlindungan Bab 15 di pengadilan kebangkrutan Manhattan.

Evergrande gagal bayar pada 2021dan mengumumkan program restrukturisasi utang luar negeri pada bulan Maret, setelah kesulitan menyelesaikan proyek dan membayar kembali pemasok dan pemberi pinjaman.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.