Semoga Tidak Ditunda, Mukomuko Upayakan Pembayaran Gaji Guru Honorer Lewat BOS
Minggu, 24 Sep 2023, 17:37 WIBMukomuko - Semoga tidak ditunda, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengupayakan pembayaran gaji guru dan tenaga kependidikan honorer atau pegawai daerah dengan perjanjian kerja (PDPK) di daerah ini melalui dana bantuan operasional sekolah (BOS) 2023.
"Kami sudah mendapatkan jalan keluarnya, tetap kita upayakan gaji melalui BOS dan BOP, kalau BOP dan BOS terbatas, dimungkinkan menggunkan dana alokasi umum (DAU) sebagai penambahnya," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mukomuko Abdiyanto di Mukomuko, Minggu.
Ia mengatakan hal itu menindaklanjuti aksi para guru dan tenaga kependidikan honorer mendatangi DPRD Mukomuko dan Sekretariat Daerah Mukomuko karena kontrak kerja mereka yang telah berakhir sejak bulan Juni 2023 belum diperpanjang sampai sekarang.
Sebanyak 996 guru dan tenaga kependidikan honorer yang tersebar di lembaga pendidikan anak usia din (PAUD), sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama (SMP).
Kontrak kerja guru dan tenaga kependidikan yang berstatus honorer daerah tersebut telah berakhir sejak bulan Juni 2023 belum diperpanjang sampai sekarang.
Meskipun pembayaran gaji guru dan tenaga kependidikan honorer melalui APBD dan APBN, katanya, yang penting harus jelas, jangan sampai tumpang tindih saja.
Ia mengatakan, kini finalnya di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Instansi ini diarahkan untuk melakukan verifikasi dan validasi data supaya jangan sampai ada yang tumpang tindih jam mengajar antara PNS, PPPK, honorer dan tenaga kerja sukarela, jangan sampai di kemudian hari bermasalah.
"Kita harus dapat angka yang pasti kemampuan dana BOS berapa, setelah ada kejelasan kemampuan BOS, baru pemerintah mencari sumber lain dan tidak tertutup kemungkinan menggunakan DAU," ujarnya.
Selanjutnya, ia meminta ratusan PDPK tetap fokus dalam menjalankan tugas yang selama ini dilaksanakan dan memastikan anak didik tetap mendapatkan pendidikan sesuai dengan proses pembelajaran yang telah disusun.
"Untuk proses perpanjang SK terus berjalan. Sembari menunggu finalnya proses validasi jumlah tenaga dilakukan Disdikbud yang disandingkan dengan kebutuhan sekolah," demikian Abdiyanto.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Tiba di Tanjung Selor, Kapolda Kaltara Irjen Agus Wijayanto Disambut Prosesi Adat Bulungan
-
Pemprov DKI Tanam 24.310 Mangrove di 5 Lokasi Pesisir Jakarta Utara
-
Trump Sebut Nota Kesepahaman dengan Iran Sudah Tamat Setelah Iran Membalas AS dengan Menyerang Kuwait dan Bahrain
-
Simposium PBB: Jepang Tegaskan Isu Penculikan oleh Korea Utara Jadi Tantangan Global
-
Kemendikdasmen Luruskan Misinformasi Terkait Guru Non-ASN Diberhentikan 2027
-
Daftar Peserta dan Pembagian Grup FIBA 3x3 Europe Cup Crelan 2026
-
PBB Pangkas Proyeksi Ekonomi Global 2026 Jadi 2,5 Persen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.