AS Tak Mau Berlarut-larut, Ingin Perang Ukraina Selesai Sebelum Musim Dingin

Selasa, 08 Sep 2026, 15:27 WIB

ISTANBUL - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan AS tengah menjajaki langkah untuk meredakan perang Russia-Ukraina selama musim dingin sekaligus menghidupkan kembali negosiasi menuju kesepakatan damai yang lebih luas.

Menurut situs berita Axios, Senin (7/9), Zelenskyy mengatakan bahwa waktu mendatang dapat menjadi peluang bagi diplomasi, beralasan bahwa Presiden Russia Vladimir Putin mungkin ingin menghindari tindakan yang dapat memancing kemarahan Presiden AS Donald Trump menjelang pemilihan umum paruh waktu AS.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/Henry Nicholls/Getty Images

"Firasat saya Putin membutuhkan Trump. Dia tidak ingin... membuatnya kesal," katanya.

Saat ditanya apakah Putin mungkin berupaya memberikan pencapaian diplomatik bagi Trump sebelum pemilihan umum, Zelenskyy menjawab: "Ya."

Zelenskyy bertemu pada Minggu (6/9) di Kiev dengan utusan Trump, Steve Witkoff dan Jared Kushner, setelah pertemuan tiga jam mereka dengan Putin di Moskow.

Dia mengatakan bahwa mereka menyampaikan kabar bahwa "pihak Russia siap untuk bernegosiasi," namun dia juga mencatat bahwa tindakan Russia di medan perang dan serangan yang semakin intensif tidak menunjukkan adanya keinginan untuk berkompromi.

Meski demikian, dia memahami bahwa Putin "siap untuk mendiskusikan" gagasan-gagasan yang bertujuan memajukan negosiasi.

Zelenskyy mengatakan tim AS pergi ke Moskow dan baru, termasuk langkah-langkah yang mungkin diambil untuk meredakan ketegangan menjelang dan selama musim dingin.

"Ada gagasan seputar (fasilitas) energi dan (pengiriman) biji-bijian, seputar (fasilitas) listrik serta (ekspor) minyak dan gas. Kami dan Russia memiliki kepentingan yang berbeda," kata Zelenskyy.

Dia mengatakan pendekatan AS yang mulai terlihat tampaknya mencakup upaya memulai kembali negosiasi sekaligus mencari pengaturan yang dapat mencegah eskalasi besar selama musim dingin; dia menyebut penafsiran tersebut "sangat mendekati kenyataan dari pembicaraan-pembicaraan ini."

Tujuannya, kata dia, adalah mengidentifikasi langkah-langkah "yang dapat membawa kedua pihak lebih dekat pada perdamaian."

Zelenskyy mengatakan Washington juga mendukung paket bantuan musim dingin terpisah untuk Ukraina yang mencakup pertahanan udara dan dukungan energi.

"Ini bukan hanya soal rudal. Ini juga soal LNG (gas alam cair)... dan juga soal langkah-langkah de-eskalasi," katanya.

Zelenskyy mengatakan Kiev ingin memanfaatkan September dan Oktober untuk menghidupkan kembali diplomasi, di mana Sidang Umum PBB di New York akhir September berpotensi memberikan peluang bagi diskusi lebih lanjut antara AS dan Ukraina.

Dia juga mengatakan bahwa pertemuan trilateral antara AS, Ukraina, dan Russia masih mungkin dilakukan.

"Kita memiliki waktu bulan September dan Oktober ini untuk mencari cara agar bisa berkomunikasi. Tanpa dialog... kita tidak akan mendapatkan hasil apa pun," ujarnya.

"Menurut saya, Presiden Trump bisa menemukan jalan untuk benar-benar memulai proses negosiasi sebelum musim dingin yang keras tiba," tambahnya.

Zelenskyy menyatakan bahwa Ukraina harus tetap kuat secara militer selama proses diplomatik berlangsung dan menyerukan agar AS menjatuhkan sanksi tambahan terhadap Rusia.

"Putin membutuhkan uang. Putin menginginkan uang untuk melanjutkan perang," katanya. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.