Di Lebak, Harga Cabai Bawang Turun, Harga Beras Naik
Selasa, 19 Sep 2023, 11:20 WIBLEBAK -Harga cabai dan bawang di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten sejak dua hari terakhir mengalami penurunan dengan kisaran antara Rp200 hingga Rp1.500 per kilogram.
"Kami pantau harga bawang dan cabai turun, namun harga beras yang naik," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lebak Orok Sukmana di Lebak, Selasa (19/9).
Sedangkan harga bahan pokok yang lain di Kabupaten Lebak secara umum relatif baik dan tidak terjadi lonjakan signifikan, sehingga daya beli masyarakat normal.
Selain itu, katanya,pasokan kebutuhan bahan pokok melimpah dan tidak ditemukan kelangkaan.
"Karena itu, komoditi bahan pokok terjadi penurunan cabai dan bawang dengan kisaran Rp200 sampai Rp1.500/kg," katanya.
Untuk cabai keriting dijual Rp36.300/kg dari sebelumnya Rp37.000/kg, cabai merah besar Rp38.000/kg dari sebelumnya Rp38.700/kg dan cabai hijau Rp34.200/kg sebelumnya Rp34.400/kg.
Begitu juga bawang putih Rp36.200/kg dari semula Rp37.750/kg.
"Saya kira menurunnya harga cabai dan bawang, karena persediaan melimpah dan tidak terdampak El Nino," kata Orok.
Ia mengatakan untuk harga komoditas beras medium terjadi kenaikan , seperti beras medium KW 1 dijual Rp13.010/kg dari sebelumnya Rp12.740/kg.
Beras medium KW 2 Rp12.310/kg dari sebelumnya Rp11.850/kg dan beras medium KW 3 Rp11.050/kg dari Rp10.930/kg.
Kemungkinan besar harga beras terus terjadi kenaikan akibat dampak kemarau tersebut, sehingga mempengaruhi terhadap produksi pangan.
"Kami sekarang akan melakukan intervensi operasi pasar (OP) beras agar harga di pasaran kembali stabil," katanya menjelaskan.
Sementara itu, sejumlah pedagang di Pasar Rangkasbitung Kabupaten Lebak mengaku bahwa secara umum bahan pokok masih baik dan beberapa komoditas bawang dan cabai menurun.
Sedangkan, beras sudah berlangsung tiga pekan terakhir masih terjadi kenaikan.
"Kami berharap harga beras bisa kembali menurun," kata Ujang (55) seorang pedagang sembako di Pasar Rangkasbitung Kabupaten Lebak.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Hari MRT 2026: Tarif Naik MRT Jakarta Hanya Rp243 pada 24 Maret
-
Solok Punya Peran Strategis, Produksi Bawang 500 Ton Per Hari, Surplus 16 Juta Ton Beras
-
Polda Jambi Turun Tangan, Penimbun Pangan Siap Ditindak, Harga Dijaga Stabil
-
Menteri PKP Siapkan Pembangunan Rusun bagi Prajurit TNI AU di Lampung
-
BMKG Ingatkan Nelayan Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Sumut hingga 19–22 April
-
Pemusnahan puluhan ton produk pangan ilegal
-
Pemerintah Gelar Pasar Murah di Monas
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.