BMKG Ingatkan Nelayan Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Sumut hingga 19–22 April
Minggu, 19 Apr 2026, 07:41 WIBMEDAN â Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan perairan barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Batu, dan Samudera Hindia barat Kepulauan Nias, Sumatera Utara (Sumut), berpotensi dilanda gelombang tinggi.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Belawan, Rizky Ramadhan, di Medan, Sabtu (19/4), mengatakan gelombang tinggi yang terjadi di ketiga perairan tersebut dapat terjadi mulai 19 hingga 22 April 2026.
"Gelombang tinggi dapat mencapai 1,25 hingga 2,5 meter. Kondisi tersebut harus diwaspadai karena dapat mengganggu pelayaran khususnya perahu kecil," katanya.
Ia menyebutkan pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan angin berkisar 9â15 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan angin berkisar 9â15 knot.
Bagi nelayan yang menggunakan perahu kecil diminta waspada saat melaut jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Demikian juga yang menggunakan kapal tongkang ketika melintasi ketiga perairan tersebut juga harus meningkatkan kewaspadaan jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan knot tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
Sementara Prakirawan BBMKG Wilayah I, Utami Al Khairiyah, mengatakan cuaca di Sumut pada Minggu (19/4) pagi berawan dan berpotensi hujan ringan di Nias Selatan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, dan sekitarnya.
Pada siang hingga sore hari berpotensi hujan ringan hingga lebat yang dapat terjadi cukup merata di seluruh wilayah Sumut.
Demikian juga pada malam hari yang diprakirakan masih berpotensi hujan ringan hingga lebat yang hampir merata di seluruh wilayah Sumut, dimana hujan lebat dapat terjadi di Pakpak Bharat dan sekitarnya.
Kemudian pada dini hari berawan dan berpotensi hujan ringan di Pakpak Bharat, Samsir, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Nias Utara, Dairi,Sibolga, Humbang Hasundutan, Gunungsitoli dan sekitarnya.
Suhu udara rata-rata 15âl hingga 33 derajat Celsius, kelembaban 79 hingga 99 persen dan angin berembus dari timur hingga barat daya dengan kecepatan 3â6 km per jam.
"Waspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di pantai barat, lereng timur, pantai timur dan gunungan di Sumut yang dapat menyebabkan banjir, longsor dan bencana hidrometeorologi lainnya," kata Rizky Ramadhan.
- gelombang tinggi
- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Ini Keren, Kalya Siswi SMA di Tangsel Diterima di Tujuh Univesitas Ternama Dunia
-
Sambut Liburan Panjang di Bulan Mei, Archipelago Hotels Siapkan Diskon Hingga 40% di Lebih Dari 140 Hotel di Seluruh Indonesia
-
Buruh Berperan Penting dalam Pembangunan Tangerang
-
30 Mahasiswa UGM Gali Potensi Pariwisata Kecamatan Macak, Banten
-
Bukan Sekadar Musibah, DPR RI Desak Pemerintah Bongkar Aktor Intelektual di Balik Tragedi Kapal PMI Tenggelam
-
Kemendikdasmen Tegaskan Dapodik 2024 Jadi Basis Penyelesaian Guru Honorer
-
BMKG Prakirakan Seluruh DKI Jakarta Berawan pada Selasa Siang hingga Sore
Penerbangan Perdana SalamAir Muscat-Medan Resmi Dibuka, Dongkrak Wisatawan Mancanegara ke Indonesia.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.