Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pada 2024, Panjang Jalur KA Ditargetkan Capai 7.451 Km

📅 Senin, 04 Sep 2023, 18:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pada 2024, Panjang Jalur KA Ditargetkan Capai 7.451 Km Doc: ANTARA/Adimas Raditya
Ket. Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Mohamad Risal Wasal dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Senin (4/9/2023).

JAKARTA - Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menargetkan total panjang jalur kereta api di Tanah Air mencapai 7.451 km pada 2024.

"Berdasarkan rencana strategis, target panjang secara kumulatif pada 2024 akan mencapai 7.451 kilometer spoor," kata Direktur Jenderal Perkeretaapian Mohamad Risal Wasal dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Senin (4/9).

Risal menyampaikan panjang jalur KA pada 2020 mencapai 6.326 km, pada 2021 sepanjang 6.466 km, pada 2022 mencapai sepanjang 6.642 km, dan pada 2023 hingga Agustus mencapai panjang 6.879 km.

Adapun kondisi jalur KA yang sesuai TQI kategori 1 dan 2, yang mana jalur tersebut mampu dilalui dengan kecepatan kereta maksimal antara 100 km/ jam hingga 120 km/ jam ditargetkan mencapai 94 persen pada 2024.

Dia mengatakan jumlah kota metropolitan dengan sistem angkutan umum massal (SAUM) berbasis rel pada 2024 ditargetkan sebanyak enam kota.

Hingga Agustus 2023, DJKA telah mengembangkan SAUM di empat kota yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Medan.

Sementara pada 2024, Kota Semarang dan Makassar ditargetkan juga akan memiliki SAUM berbasis rel.

"Kegiatan tersebut termasuk salah satu dari tiga major project dalam rangka pencapaian prioritas nasional bidang perkeretaapian," ujarnya.

Lebih lanjut, Risal menyampaikan sejumlah kegiatan strategis lainnya pada 2024 di antaranya melanjutkan pembangunan prasarana kereta api, peningkatan kapasitas kereta api, peningkatan keselamatan kereta api, pengembangan kereta api perintis, dukungan studi untuk Ibu Kota Nusantara, dan readiness criteria di beberapa daerah.

Kemenhub mendapatkan pagu anggaran pada 2024 sebesar Rp38,47 triliun atau naik Rp400 miliar dari pagu indikatif pada 2024 sebesar Rp38,07 triliun.

Dari total pagu anggaran Kemenhub 2024, Ditjen Perkeretaapian mendapatkan anggaran sebesar Rp9,68 triliun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

45 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.