Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dirjen KSDAE: Seekor Anak Badak Jawa Lahir di Ujung Kulon

3 Selasa, 03 Nov 2026, 18:57 WIB | Oleh:
Dirjen KSDAE: Seekor Anak Badak Jawa Lahir di Ujung Kulon    Dirjen KSDAE: Seekor Anak Badak Jawa Lahir di Ujung Kulon    Doc: Kementerian Kehutanan

JAKARTA - Seekor anak Badak Jawa (Rhinocerus sondaicus) kembali lahir di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten. Kelahiran yang terekam camera trap pada 10 Oktober 2026 itu menjadi tanda habitat satwa langka tersebut masih terjaga.

Plt. Direktur Jenderal KSDAE Kementerian Kehutanan, Mahfudz, menyambut kabar tersebut dengan penuh syukur. Ia menilai, kelahiran ini membawa harapan bagi pelestarian satwa paling langka di dunia.

"Alhamdulillah, ini adalah anugerah dan harapan besar bagi kelestarian Badak Jawa yang merupakan spesies paling langka di dunia. Hanya ada di Indonesia," ujar Mahfudz dikutip dalam siaran pers pada laman Kementerian Kehutanan pada Selasa (3/11).

Anak badak itu terpantau berkubang bersama induknya yang bernama Desy. Menurut tim monitoring Balai TNUK, Desy merupakan salah satu induk produktif di Semenanjung Ujung Kulon.

Dalam delapan tahun terakhir, Desy telah melahirkan lima anak bernama Arjuna, Arum, Hawa, Syauki, dan anak terbaru ini. Pejantan yang diduga kuat menjadi ayahnya bernama Musofa.

Kepala Balai Taman Nasional Ujung Kulon, Ardi Andono, menyampaikan kondisi induk dan rencana pemantauan. "Induk Desy sendiri terpantau dalam kondisi sangat baik dan berpengalaman dalam mengasuh anak," ujar dia.

Ardi memastikan pemantauan akan terus dilakukan di sekitar lokasi kelahiran. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada tim patroli dan mitra yang selama ini menjaga kawasan.

"Tim kami akan terus melakukan monitoring intensif di sekitar lokasi untuk memastikan induk dan anak tetap aman. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh Tim UKP dan Mitra yang telah bekerja tanpa henti menjaga kawasan," ujar Ardi.

Anak badak pertama kali terpantau pada pukul 21.35 WIB melalui camera trap. Kondisinya tampak sangat sehat dan aktif mengikuti induk, dengan usia sekitar satu hingga dua bulan.

Kementerian Kehutanan menilai kelahiran ini membuktikan habitat Ujung Kulon masih ideal bagi Badak Jawa. Patroli intensif dan pengamanan kawasan dinilai membuat satwa aman berkembang biak secara alami.

Kementerian akan memperkuat perlindungan melalui rasionalisasi habitat lewat Javan Rhino Study and Conservation Area (JRSCA). Masyarakat diimbau tidak beraktivitas ilegal di kawasan dan turut mendukung upaya konservasi. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Dampak Jatuhnya Jet Pribadi...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Gembira!!! BSU 2026 Rp900 Ribu Resmi Ditetapkan Pemerintah, Syarat & Penerimanya Cek Disini!

Kabar Gembira!!! BSU 2026 Rp900 Ribu Resmi Ditetapkan Pemerintah, Syarat & Penerimanya Cek Disini!

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.