Pengusaha Dukung Pendampingan UMKM secara Berkelanjutan
Selasa, 29 Agu 2023, 06:56 WIBJAKARTA - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mendukung pendampingan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) secara berkelanjutan melalui program UMKM Merdeka. Langkah itu dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas produk UMKM.
"Yang kita perkuat adalah infrastruktur pendampingan karena menjadi pengusaha sukses tidak bisa belajar hanya sebulan atau setahun atau dua tahun tapi harus berkelanjutan maka ini pendampingan UMKM yang berkelanjutan," kata Ketua UMKM Industri Kecil Menengah Apindo Ronald Walla dalam Webinar Bincang UMKM di Jakarta, Senin (28/8).
Program UMKM Merdeka sebagai sebuah kolaborasi pentahelix, di mana ekosistem pertumbuhan dan ketangguhan pelaku usaha kecil dan menengah diperkuat oleh pengetahuan, sumber daya manusia, dan kebijakan publik yang baik.
Program itu akan mempersiapkan mahasiswa untuk meraih capaian pembelajaran dan praktik kewirausahaan secara lebih maksimal, juga mendorong percepatan pertumbuhan UMKM dengan berkolaborasi dengan pemerintah maupun sektor swasta yang memiliki praktik bisnis baik.
Ronald menuturkan Apindo menyiapkan baik bimbingan secara digital maupun infrastruktur offline dengan bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk universitas, asosiasi, pemerintah, dan perusahaan sehingga diharapkan pendampingan UMKM dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Melalui pendampingan, para UMKM dapat memperoleh wawasan, melakukan praktik baik dalam mengembangkan usaha, dan terpantau menjalankan program secara disiplin. Pendampingan bisa datang dari mentor-mentor dari universitas atau profesional perusahaan industri.
Di UMKM Merdeka, mahasiswa diberikan kesempatan secara penuh (full time) dalam waktu empat bulan atau setara dengan mendapatkan 20 Satuan Kredit Semester (SKS) untuk bekerja di UMKM langsung. Sementara perusahaan bisa mendatangkan mentor dan profesional untuk memberikan bimbingan kepada UMKM.
Melalui program itu, mahasiswa bisa belajar lebih banyak tentang kewirausahaan secara nyata, para pelaku UMKM bisa mendapatkan akses pendampingan dan pengetahuan dari universitas, sedangkan dosen dan universitas bisa lebih dekat ke UMKM sehingga hal-hal yang diajarkan di universitas bisa lebih relevan dengan dunia nyata.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Swiatek Tampil Meyakinkan, Wang Xiyu Disingkirkan di Babak Pertama US Open
-
Jaga Stabilitas Harga, Perum Bulog Sumut Siap Salurkan Beras SPHP dan Minyakita
-
Pemerintah Salurkan 1.070,5 Ton Bantuan Pangan, DKP Rejang Lebong Ketat Mengawasi
-
Tiga Kapal ASDP Perkuat Konektivitas dan Pariwisata Danau Sentani
-
13 Hektare Lahan di Aceh Barat Hangus, Asap Tebal Mulai Racuni Pernapasan Warga
-
Ditjen Hubdat Lakukan Normalisasi Kendaraan Angkutan Barang di Wilayah Kalimantan Timur
-
40 Penyandang Tunanetra Berlomba di MTQ Nasional
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.