Studi Ungkap Menikmati Kopi dan Musik Dapat Meningkatkan Kekuatan Otak
Minggu, 20 Agu 2023, 15:05 WIBMemanjakan diri dengan membuat hidup terasa lebih tenang dengan hal sederhana penting untuk dilakukan. Para peneliti mengungkapkan, aktivitas seperti menyeruput kopi dan mendengarkan lagu kesukaan tidak hanya menenangkan pikiran, melainkan juga meningkatkan kekuatan otak.
Studi terbaru yang dilakukan para peneliti dari NYU Tandon School of Engineering mengungkapkan, kesenangan kecil dalam hidup dapat memperkuat kognitif dan membantu otak dalam tugas-tugas yang membutuhkan konsentrasi dan daya ingat.
Tim ini membuat temuan menarik dengan menggunakan MINDWATCH, sebuah teknologi pemantauan otak yang dikembangkan oleh Profesor Rose Faghih, seorang penulis senior dari penelitian ini.
MINDWATCH menggunakan algoritme untuk menganalisis otak dan aktivitas elektrodermal seseorang dari data yang dikumpulkan melalui perangkat yang dapat dikenakan. Aktivitas elektrodermal adalah perubahan berkelanjutan yang terjadi pada sifat listrik kulit sebagai respons terhadap stres, biasanya diukur dengan menggunakan perubahan produksi keringat.
Semua peserta mengenakan gelang pemantau kulit dan ikat kepala pemantau otak selama penelitian. Mereka diminta untuk menyelesaikan tes kognitif sambil mendengarkan musik, minum kopi, atau mengendus parfum berdasarkan preferensi masing-masing. Penelitian yang sama diulangi tanpa stimulan ini.
Temuan dari algoritme MINDWATCH menunjukkan bahwa musik dan kopi membuat gairah otak yang signifikan pada para peserta dan membawa mereka ke dalam "kondisi pikiran" fisiologis yang meningkatkan daya ingat mereka. Studi ini juga menemukan bahwa kedua stimulan tersebut meningkatkan aktivitas gelombang otak "beta band" yang terkait dengan peningkatan kinerja kognitif.
Para peneliti menguji efek dari tiga jenis musik, seperti musik yang energik dan santai yang sudah dikenal oleh partisipan, dan musik baru yang dibuat oleh AI berdasarkan selera mereka. Para peserta menunjukkan kinerja terbaik mereka dalam tes ketika mereka mendengarkan musik yang dibuat oleh AI. Penggunaan musik energik yang sudah dikenal lebih efektif dibandingkan dengan musik yang santai.
Di antara tiga jenis stimulan, efek yang paling menonjol pada kekuatan otak terlihat pada musik, diikuti oleh kopi. Parfum memiliki efek positif yang sederhana.
"Pandemi telah berdampak pada kesehatan mental banyak orang di seluruh dunia, dan sekarang, lebih dari sebelumnya, ada kebutuhan untuk memantau dampak negatif dari pemicu stres sehari-hari terhadap fungsi kognitif seseorang," kata Faghih, dikutip dari Medical Daily, Selasa (15/8).
"Saat ini MINDWATCH masih dalam tahap pengembangan, tetapi tujuan akhir kami adalah bahwa MINDWATCH akan berkontribusi pada teknologi yang memungkinkan setiap orang untuk memantau gairah kognitif otaknya sendiri secara real-time, mendeteksi saat-saat stres akut atau ketidakterlibatan kognitif, misalnya. Pada saat-saat tersebut, MINDWATCH dapat 'mendorong' seseorang untuk melakukan intervensi yang sederhana dan aman-mungkin mendengarkan musik-sehingga mereka dapat membawa diri mereka ke kondisi otak yang membuat mereka merasa lebih baik dan melakukan tugas-tugas pekerjaan atau sekolah dengan lebih sukses," tambah Faghih.
Redaktur: Fiter Bagus
Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi
Berita Terkait:
-
Liga Champions: Kompany Puji Performa “Istimewa” Neuer Usai Bayern Taklukkan Madrid
-
Perut Anda Buncit? Jalan Kaki 10 Menit Sehabis Makan Solusinya!
-
Line Up Synchronize Fest 2026 Fase 1: Daftar 17 Musisi dan Jadwal Festival
-
Wajib Tahu! Kurang Tidur di Usia 40-an dan 50-an Bisa Meningkatkan Risiko Alzheimer di Kemudian Hari
-
Pelayanan Imigrasi Kian Mudah, Gunungkidul Buka Gerai Paspor
-
Penemuan 56 Spesies Tumbuhan Langka di Kebun Raya Banua Kalsel
-
Cuaca Jakarta Hari Ini: Pagi hingga Siang Berawan Tebal, Sore Hujan Ringan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.