Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Riset Ungkap Kriteria Partai Politik dan Figur Idaman Generasi 'Zaman Now'

📅 Jumat, 18 Agu 2023, 10:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Riset Ungkap Kriteria Partai Politik dan Figur Idaman Generasi 'Zaman Now' Doc: ANTARA/Fikri Yusuf
Ket. Anggota KPU Kabupaten Badung didampingi maskot Pemilu 2024 Sura dan Sulu memberikan informasi terkait tahapan Pemilu 2024 kepada sejumlah pelajar di Badung, Bali, Senin (14/8/2023).

Dadang Ilham Kurniawan Mujiono, Universitas Mulawarman

Artikel ini merupakan bagian dari rangkaian serial "#PemilihMuda2024"

Pemilih muda (rentang usia 17-39 tahun), utamanya generasi milenial dan generasi Z, akan menjadi penyumbang suara terbesar dalam Pemilu 2024. Jumlahnya mencapai lebih dari 107 juta, atau 50-60% dari total 204 juta daftar pemilih tetap (DPT) secara nasional.

Artinya, secara tidak langsung mereka akan menjadi penentu kebijakan negara dalam politik praktis.

Namun, bagaimana pandangan para kaum muda sendiri terhadap politik elektoral?

Sejak Mei 2023 hingga saat ini, saya melakukan riset mengenai dinamika dan interaksi antara berbagai kelompok individu di Pulau Derawan, Kalimantan Timur. Salah satu subtema pembahasannya adalah pandangan kelompok muda terhadap politik dan Pemilu 2024.

Riset ini melibatkan delapan responden dari berbagai latar belakang profesi dan menggunakan metode wawancara mendalam. Mereka adalah aparatur sipil negara, pedagang pernak-pernik, nelayan, dan sejarawan lokal. Seluruhnya adalah profesi yang banyak berinteraksi dengan masyarakat, sehingga wawancara mendalam dengan mereka bisa mewakili sebagian besar pendapat masyarakat Pulau Derawan.

Rentang usia mereka adalah 30-45 tahun, terdiri dari tiga perempuan dan lima laki-laki. Jumlah penduduk di Pulau Derawan sendiri saat ini hanya sekitar 1.506 orang, dan sebagian besar dari mereka termasuk generasi milenial (lahir tahun 1981-1996) dan generasi Z (lahir tahun 1997-2012).

Hasil temuan sementara mengindikasikan adanya dua pandangan yang terbelah terhadap politik.

Pertama, ada yang tertarik dengan politik, sehingga mereka memiliki kriteria dan harapan terhadap para pemimpin politik - figur dan partai politik.

Kedua, ada yang tidak tertarik dengan politik atau dikenal sebagai apolitis, yang menyebabkan mereka tidak memiliki kriteria terhadap calon pemimpin atau pandangan terhadap politik.

Figur dan partai politik di mata kaum muda

Partai politik dan figur-figur politik sebenarnya adalah dua entitas yang tak terpisahkan. Ini karena keberhasilan partai politik hampir selalu dipengaruhi oleh figur partai politik itu sendiri. Mereka yang mampu memenangkan hati rakyat akan turut memperbesar pengaruh partai politik tersebut.

Enam dari delapan narasumber saya yang mewakili kelompok muda mengaku tertarik dan peduli dengan politik. Sedangkan sisanya apolitis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Hasil Liga Champions: Arsenal Imbangi Tuan Rumah Bayern Muenchen 2-2

Hasil Liga Champions: Arsenal Imbangi Tuan Rumah Bayern Muenchen 2-2

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.