Sebanyak 53.000 Warga Bogor Kekeringan

Selasa, 15 Agu 2023, 04:20 WIB

BOGOR - Sekitar 53.000 warga Kabupaten Bogor mengalami kekeringan. Mereka saat ini tengah dalam krisis air bersih. Wilayah kekeringan adalah Kecamatan Tenjo: Desa Ciomas, Kecamatan Jasinga: Desa Cikopomayak, Neglasari, Curug, Sipak, Pangradin, Tegalwangi, Pangaur, Pamagersari, Wirajaya dan Desa Setu.

Kemudian, Kecamatan Sukajaya: Desa Harkatjaya, Sukajaya, Kiarapandak dan Desa Urug. Kecamatan Nanggung: Desa Kalong Liud, Nanggung, Parakan Muncang, dan Desa Hambaro. Kecamatan Leuwisadeng: Desa Leuwisadeng dan Desa Kalong II.

Ket. Foto: Infografis dampak bencana kekeringan wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, periode 2 Mei-14 Agustus 2023. — Sumber: ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Bogor

Lalu, Kecamatan Cibungbulang: Desa Sukamaju. Kecamatan Rancabungur: Desa Rancabungur dan Desa Cimulang. Kecamatan Cijeruk: Desa Cijeruk. Kecamatan Cisarua: Desa Kopo. Kecamatan Sukamakmur: Desa Sukaresmi.

Selanjutnya, Kecamatan Babakanmadang: Desa Cijayanti. Kecamatan Jonggol: Desa Weninggalih. Kecamatan Citeureup: Desa Tajur, Citeureup, Sukahati dan Tarikolot.

Menurut Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor, Asep Sulaeman, Senin (14/8), selama ini telah mendistribusikan 550.000 liter air bersih kepada daerah-daerah kekeringan tersebut. Mereka berada di 33 desa/kelurahan di 13 kecamatan. Namun, itu distribusi sejak 2 Mei-14 Agustus. Belum diketahui, langkah yang diambil mulai Selasa (15/8) ini. Mereka sudah tiga bulan mengalami krisis air bersih.

Bantuan air bersih ini dikirim oleh petugas menggunakan mobil-mobil tanki milik BPBD Kabupaten Bogor dan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Kahuripan.

"Bantuan air bersih ini untuk masyarakat yang kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih akibat kekeringan," jelas Asep.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.