Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Kinerja untuk Menurunkan Prevalensi Stunting

📅 Kamis, 10 Agu 2023, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kinerja untuk Menurunkan Prevalensi Stunting Doc: ANTARA/Riadi Gunawan
Ket. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Pesisir Barat Budi Wiyono.

Pesisir Barat - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat, Lampung, menargetkan penurunan kasus Stunting di daerah itu mencapai prevalensi 14 persen di tahun 2023.

"Saya targetkan pada tahun ini 14 persen, mengingat pada tahun kemarin itu 16 persen, terus tahun 2021 itu 19 persen, jadi ada tren penurunan dari tahun ke tahun, itu tiga persen," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Pesisir Barat, Budi Wiyono, di Krui, Rabu.

Ia mengatakan target tersebut menjadi acuan semangat bagi seluruh petugas yang menangani kasusstuntingdi Pesisir Barat.

"Biar tahun besok atau 2024 kita melebihi target yang ditetapkan nasional, biar ada rasa semangat lah untuk percepatan penurunan kasusstunting," ujarnya.

Ia optimis dengan panduan aturan yang ada dan melihat kinerja dari seluruh dinas terkait, target penurunanstuntingmenjadi 14 persen bisa diraih.

"Rekomendasi seluruhstakeholderbisa terintegrasi, berkontribusi untuk menurunkan angkastunting.Misalnya dari Dinas Kesehatan memberikan makanan tambahan, terus kemudian dari Dinas Sosial itu tentang apa bantuan-bantuan sosial kepada keluarga harapan," katanya.

Ia memaparkan dari hasil analisis situasi di Pesisir Barat, tak hanya dari DP3AKB yang berperan dalam menurunkan angkastunting, tapi juga dinas lainnya seperti Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pendidikan (Disdik).

Selain itu, menurutnya, masyarakat sekitar juga harus ikut berperan untuk membantu keluarga berisikostunting, seperti masyarakat yang mampu memberikan makanan tambahan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Pihaknya mencatat hanya 30 kasusstuntingsaat ini.oleh karena itu ia sangat optimis penurunan kasusstuntingdi wilayah tersebut bisa dicapai.

"Untuk Tahun 2022 itu sekitar 50 kasus, kemudian di tahun 2023 itu dari Januari sampai di bulan Agustus ,sekitar kemarin itu, 25 sampai 30 kasus. Tapi jumlah di data itu bisa dilihat di Dinas Kesehatan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.