ISIS Klaim Bertanggung Jawab atas Serangan Bom Bunuh Diri di Pakistan

Selasa, 01 Agu 2023, 09:34 WIB

DERA ISMAIL KHAN - Negara Islam (ISIS) pada Senin (31/7) mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri saat rapat umum partai politik di barat laut Pakistan yang digelar kelompok sekutu pemerintah. Korban tewas kini mencapai 45 orang.

Dikutip dari Freshnewsasia, serangan bom meledak dalam sebuah pertemuan partai konservatif Jamiat Ulema Islam-Fazl (JUI-F) pada Minggu. Partai yang dikenal terkait dengan kelompok Islam garis keras yang mencecam para militan yang akan melengserkan pemerintah Pakistan.

Ket. Foto: Serangan di distrik Bajaur di barat laut Pakistan, dekat perbatasan dengan Afghanistan, menambah kekhawatiran kondisi keamanan negara itu menjelang pemilihan nasional pada November. — Sumber: Freshnewsasia/Reuters

Serangan di distrik Bajaur di barat laut Pakistan, dekat perbatasan dengan Afghanistan itu menambah kekhawatiran kondisi keamanan negara itu menjelang pemilihan nasional pada November.

Kelompok militan garis keras ISIS mengaku bertanggung jawab atas pengeboman itu, mengeluarkan pernyataan di saluran Telegramnya pada Senin.

"Serangan itu datang dalam konteks alami atas perang yang sedang berlangsung yang dilancarkan oleh ISIS melawan 'demokrasi' sebagai rezim yang memusuhi Islam sejati dan bertentangan dengan hukum Ilahi," kata lembaga Amaq ISIS di Telegram.

Seorang pejabat di badan penyelamat yang dikelola negara, Bilal Faizi, mengatakan jumlah korban tewas bertambah menjadi 45 orang. Lebih dari 130 orang terluka, 61 orang dirawat, kata penasihat kesehatan pemerintah Riaz Anwar.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengecam pengeboman sebagai serangan terhadap proses demokrasi.Prospek pemilu telah dikaburkan oleh persaingan antara partai-partai utama dan tuduhan keterlibatan militer dalam politik sipil, yang dibantah militer.

Masa jabatan pemerintah berakhir pada paruh pertama bulan Agustus, setelah itu pemilihan akan diadakan sebelum awal November, yang biasanya dikemas dengan rapat umum dan kampanye politik.

"Pembenaran untuk menunda pemilu dapat diperkuat jika serangkaian serangan seperti itu terus terjadi," kata mantan kepala kontra-terorisme Pakistan Khawaja Khalid Farooq kepada Reuters.

"Serangan yang ditargetkan seperti itu dapat memengaruhi kinerja dan kampanye pemilihan partai politik yang terkena dampak."

Pakistan mengalami serangan yang dilakukan militan sejak tahun lalu ketika gencatan senjata antara Taliban Pakistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP), dan pemerintah gagal.

Sebuah serangan bom di masjid yang diklaim oleh kelompok sempalan TTP di Peshawar menewaskan lebih dari 100 orang pada Januari.Namun, serangan hari Minggu paling mematikan yang menargetkan rapat umum politik sejak kampanye pemilu pada 2018.

Sementara TTP dan kelompok terkait berada di balik serangan-serangan dalam beberapa bulan terakhir, kelompok itu menjauhkan diri dari serangan pada hari Minggu. Seorang juru bicara mengutuk serangan itu.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

Labuan Bajo Normal Pascagempa NTT, Kemenpar Minta Aktivitas Wisata Utamakan Keselamatan

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

Empat Wisatawan Terseret Ombak Saat Mandi di Pantai Tuturuga Minahasa, Kenzy Masih Hilang

Pemkot Tebing Tinggi Ajak Pelajar Budayakan Menabung

Kemenhut Pastikan Kebakaran Hutan di TN Way Kambas Sudah Padam, Seluruh Gajah Aman

Tol Cisumdawu Arah Bandung-Cirebon Ada Perbaikan, Kontraflow DIberlakukan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.