Walikota Bogor Dukung IPB Buka Fakultas Kedokteran
Senin, 31 Jul 2023, 08:24 WIBKOTA BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya menyambut baik usaha IPB University membuka fakultas kedokteran di tengah kebutuhan tenaga kesehatan yang meningkat.
"IPB sudah cukup pantas memiliki fakultas kedokteran, tentu ini akan menjadi kebanggaan warga Kota Bogor juga, tenaga kesehatan juga meningkat, jadi kalau ada faktultas kedokteranbisa memberi kontribusi ke depan," kata dia di Bogor, Jawa Barat, Minggu (30/7).
Ia menilaiIPB Univesity sudah memiliki modal kuat untuk membuka fakultas kedokteran karena telah memiliki sumber daya manusia (SDM) berkualitas, manajemen yang baik, inovasi, kolaborasi, dan sekolah kedokteran hewan sertabiomedis.
Dia menyebutIPB University saat ini dikelola orang-orang berkualitas dan hal itu berdampak pada inovasi dan kolaborasi yang dihasilkan.
Ia menilai meritokrasi tradisi akademik di IPB University dibangun dan dibarengi dengan kemampuan manajemen yang baik.
"Karakter IPB University itu menarik. Bukan hanya pure scientific(ilmiah murni), tetapi jejaring yang dibangun dan tradisi manajemen di dalamnya luar biasa," katanya.
Terlebih, lanjut dia, IPB University memiliki Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis yang sebelumnya Fakultas Kedokteran Hewan dengan kualitas yang tak diragukan lagi.
Hal tersebut, kata dia, juga menjadi modal penting untuk membuka dan memiliki fakultas kedokteran.
Sebagai bentuk dukungan, Bima juga hadir dalam kegiatan visitasi Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTkes) ke Program Studi (Prodi) Dokter, Fakultas Kedokteran IPB University, Kamis (27/7).
Ia menyatakan dukungan Pemerintah Kota Bogor kepada IPB untuk memiliki fakultas kedokteran hingga jangka panjang.
Rektor IPB UniversityArif Satria mengungkapkan beberapa alasan didirikan fakultas kedokteran di IPB University, salah satu menjawab kebutuhan tenaga kesehatan di Indonesia.
Selain hal tersebut, kata dia, selama ini bidang kesehatan atau biomedis menjadi topik penelitian terbanyak di IPB University setelah bidang pangan.
"Dalam sepuluh tahun terakhir, sebanyak 1.825 publikasi IPB University adalah dalam bidang kesehatan dan biomedis. Ini menunjukkan bahwa concern(perhatian) kita di bidang kesehatan sudah sangat banyak," kata Arif.
Ia menyebut beberapa di antara inovasi IPB University dalam bidang kesehatan, yakniKit ELISA dan InventPro. Peran IPB University dalam penanganan pandemi COVID-19 juga menjadi penguat alasan didirikan fakultas kedokteran.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
KAI: Promo Tarif Flat Rp80 Ribu Hanya Dapat Dibeli pada 28 September
-
Genap 50 Tahun, Summarecon Persembahkan Ruang Ekshibisi Summarecon Discovery
-
Arus Dana Asing Ngacir! Pekan Pertama Bulan Ini Catat Capital Outflow Tertinggi Rp9,76 Triliun
-
Kemenperin Dorong Industri di Kalimantan Naik Kelas
-
Tiongkok Luncurkan Penangkaran Panda Raksasa Baru di Sichuan
-
Liga Inggris: Kelemahan Bola Mati Rugikan Liverpool, Slot Soroti Peluang Finis Empat Besar
-
Kasad Jenderal Maruli Minta Prajurit TNI Tak Khianati Negara dan Terus Layani Rakyat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.