- Home
-
- Luar Negeri
-
- India-Tiongkok Bahas Masal...
India-Tiongkok Bahas Masalah Perbatasan dan Upaya Stabilkan Hubungan
Selasa, 25 Jul 2023, 16:00 WIBJOHANNESBURG - Penasihat Keamanan Nasional India (NSA) Ajit Doval dan diplomat senior Tiongkok Wang Yi membahas hubungan bilateral di sela-sela pertemuan NSA BRICS di Johannesburg pada Senin (24/7).Para pejabat membahas situasi di perbatasan Himalaya.
Dilaporkan RT, Kementerian Luar Negeri India pada Selasa (25/7) mengatakan, Doval menyampaikan situasi di sepanjang Garis Kontak di Sektor Barat perbatasan India-Tiongkok sejak 2020 telah mengikis kepercayaan publik dan politik dari hubungan kedua negara.
Dalam pertemuan tersebut, Doval menekankan pentingnya upaya berkelanjutan untuk menyelesaikan situasi dan memulihkan perdamaian dan ketenangan sepenuhnya di daerah perbatasan, sehingga dapat menghilangkan hambatan normalisasi hubungan bilateral.Kedua belah pihak sepakat hubungan bilateral India-Tiongkok penting tidak hanya bagi kedua negara tetapi juga bagi kawasan dan dunia," kata Kemlu India.
Wang menyerukan agar kebijakan konkret diterapkan untuk menstabilkan hubungan Tiongkok-India, kantor berita Tiongkok Xinhua melaporkan.Kedua belah pihak harus meningkatkan rasa saling percaya strategis, fokus pada konsensus dan kerja sama, mengatasi hambatan, dan mengembalikan hubungan bilateral ke pembangunan yang sehat dan stabil secepat mungkin, kata Wang.
Wang juga menekankan Tiongkok tidak akan pernah mencari hegemoni, dan siap untuk bekerja dengan negara-negara berkembang, termasuk India, untuk mendukung multilateralisme dan demokratisasi hubungan internasional, serta mempromosikan pembangunan tatanan internasional yang lebih adil dan merata.
Pertemuan tersebut dilakukan beberapa hari setelah Menteri Luar Negeri India S Jaishankar bertemu Wang di Jakarta, Indonesia dan membahas masalah perdamaian dan ketenangan di daerah perbatasan.
India mengalami konflik perbatasan dengan Tiongkok selama lebih dari tiga tahun, menyusul pertempuran kecil di lembah Galwan di Ladakh timur pada Juni 2020, yang menyebabkan kematian sedikitnya 20 tentara India dan empat tentara Tiongkok.New Delhi telah menyatakan, hubungan bilateral dengan Beijing tidak dapat dinormalisasi tanpa memulihkan perdamaian di daerah perbatasan.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Kulon Progo Dorong Harmonisasi Pergub untuk Perkuat Kepastian Hukum Tanah Kalurahan
-
Indonesia dan Amerika Serikat Tingkatkan Kerja Sama Museum dan Pelestarian Warisan Budaya
-
Antonelli Tak Terbendung, Cetak Empat Kemenangan Beruntun dan Ukir Sejarah F1
-
Lidah Warga Tiongkok Mulai Jatuh Hati pada Makanan Olahan RI
-
Tuding Rugikan Hubungan Bilateral, Tiongkok Larang Menhan Filipina Masuk Wilayahnya
-
1.505 Pendaki Nikmati Libur Panjang di Gunung Rinjani
-
Tiongkok Gelar "Operasi Khusus" di Dekat Taiwan, Terusik dengan Pertemuan Jepang-Filipina
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.