Fajar/Rian Bertekad Bangkit di Korea Open 2023
Selasa, 18 Jul 2023, 06:34 WIBJAKARTA - Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menjadi satu-satunya ganda putra Indonesia yang tampil di Korea Open 2023. Ganda putra nomor satu dunia itu bertekad bangkit usai serangkaian kegagalan baru-baru ini.
Fajar/Rian berambisi untuk bisa kembali ulangi kenangan manis di Korea Open yang mereka raih 4 tahun lalu. Di Korea Open tahun 2019, Fajar/Rian keluar sebagai juara. Tiga tahun berselang, mereka kembali ke final namun gagal mempertahankan gelar juara.
"Pertama-tama mohon doanya, saya dan tim Indonesia akan berangkat ke Korea. Semoga diberikan kelancaran dan hasil yang maksimal," ujar Fajar.
"Saya dan Rian berharap bisa melebihi pencapaian tahun lalu dimana kami bisa keluar sebagai runner-up. Tidak mudah tapi kami akan berikan yang terbaik step by step," sambungnya.
Fajar menyadari penampilannya menurun di turnamen penting seperti Malaysia Masters, Singapore Open, dan Indonesia Open beberapa waktu lalu. Mereka tak bisa memberikan hasil maksimal dan harus tersingkir di babak pertama.
Untuk menyiasati hal itu, juara All England 2023 bertekad untuk lebih menguatkan ketahanan fisiknya agar bisa maksimal di Korea Open. Hingga saat ini Fajar/Rian telah mengambil jeda selama tiga pekan dan cukup untuk menatap turnamen Korea Open 2023. "Setelah tiga pekan lebih jeda pertandingan, kami fokus meningkatkan ketahanan fisik," ungkap Fajar.
Selain fisik, mereka juga fokus untuk menguatkan mental bertanding saat tampil di lapangan. Mereka memperkuat mental bertanding karena hasil yang kurang maksimal di tiga turnamen terakhir. Mereka bertekad untuk bermain lebih baik lagi.
Sementara itu, pebulutangkis tunggal putri Indonesia Mutiara Ayu Puspitasari mengatakan gelar juara yang dia petik dari Kejuaraan Badminton Junior Asia (BAJC) 2023 menjadi modal motivasi untuk memenangkan Kejuaraan Dunia tahun ini.
"Saya mengincar gelar juara di BWF World Junior Championships 2023 setelah ini. Gelar juara di sini menjadi modal berharga buat saya untuk mengarungi turnamen Kejuaraan Dunia," ujar Mutiara melalui keterangan tertulis PP PBSI.
Dia berharap performanya bisa stabil agar bisa bertanding secara optimal dalam Kejuaraan Dunia Junior yang berlangsung 24 September hingga 8 Oktober di AS.
Selain itu, Mutiara juga masih punya peluang untuk kembali mempertahankan gelarnya di Kejuaraan Asia karena usianya masih memungkinkan untuk kembali berkompetisi pada BAJC edisi tahun depan.
Mutiara mengamankan satu gelar juara bagi Indonesia setelah mengalahkan Kim Min Ji dari Korea Selatan dengan dua gim langsung 21-11, 21-17.ben/And
Redaktur: andes
Penulis: Benny Mudesta Putra
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.