Putin Bertemu Bos Wagner di Kremlin Pasca Pemberontakan yang Gagal

Selasa, 11 Jul 2023, 11:28 WIB

MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin mengadakan pembicaraan dengan pemimpin Wagner Yevgeny Prigozhin selama tiga jam, beberapa hari setelah pemberontakan singkat yang dipimpin oleh Prigozhin, Kremlin mengkonfirmasi.

Menurut Aljazeera, pengumuman pada Senin (10/7) itu dikeluarkan tak lama setelah Kementerian Pertahanan Rusia menerbitkan video yang menampilkan panglima militer Rusia Valery Gerasimov pertama kalinya terlihat di depan umum sejak pemberontakan Wagner yang bertujuan menggulingkannya.

Ket. Foto: Presiden Rusia Vladimir Putin mengadakan pembicaraan dengan pemimpin Wagner Yevgeny Prigozhin selama tiga jam di Kremlin 29 Juni 2023., — Sumber: RT/Sputnik/Alexander Kazakov

Kedua berita terbaru itu tampaknya merupakan upaya Moskow untuk mengendalikan narasi seputar Grup Wagner setelah periode yang bergejolak.

Selama pemberontakan tak terduga namun singkat di Rusia, kepala Wagner mengecam Gerasimov dan Menteri Pertahanan Sergey Shoigu, menuduh mereka gagal menyediakan amunisi bagi para pejuangnya di Ukraina.

Pertemuan Putin-Prigozhin berlangsung di Kremlin pada 29 Juni 2023 dan melibatkan komandan dari perusahaan militer, kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.

Konfirmasi pertemuan tatap muka dengan Putin menambah ketidakpastian seputar kepala tentara bayaran itu.Nasib dan keberadaannya tidak diketahui sejak pemberontakan yang gagal, yang menurut banyak pengamat telah melemahkan otoritas Putin.

Menurut Peskov, Putin menawarkan "penilaian" tindakan Wagner di medan perang di Ukraina dan "peristiwa 24 Juni" - pemberontakan bersenjata yang dihentikan tepat sebelum tentara bayaran berencana berbaris di Moskow.

Dalam pertemuan tersebut, Putin juga "mendengarkan penjelasan para komandan dan menawarkan mereka pilihan untuk pekerjaan lebih lanjut dan tugas lebih lanjut dalam pertempuran".

"Para komandan sendiri mempresentasikan versi mereka tentang apa yang terjadi," kata Peskov. "Mereka menggarisbawahi bahwa mereka adalah pendukung setia dan prajurit kepala negara dan panglima tertinggi, dan juga mengatakan mereka siap untuk terus berjuang demi Tanah Air mereka."

Tiga puluh lima orang ikut serta dalam pembicaraan tersebut, termasuk komandan Wagner dan pimpinan kompi, yakni Prigozhin sendiri.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.