Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cegah Pencemaran, Korsel Minta Jepang Pertimbangkan Pelepasan Air Radioaktif Fukushima

📅 Senin, 10 Jul 2023, 22:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Pencemaran, Korsel Minta Jepang Pertimbangkan Pelepasan Air Radioaktif Fukushima Doc: Xinhua /Wang Yiliang
Ket. Anggota kelompok sipil Korea Selatan mengambil bagian dalam pertemuan untuk menyuarakan penentangan terhadap rencana pembuangan air limbah radioaktif Jepang dari pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Daiichi ke Samudra Pasifik, di Seoul tengah, Korea Selatan, (8/7/2023).

Seoul - Cegah pencemaran, anggota parlemen oposisi Korea Selatan, Wi Seong-gon, meminta Jepang mempertimbangkan kembali rencana melepaskan air radioaktif yang diolah dari PLTN Fukushima.

"Jepang harus menunda rencana pelepasan air yang terkontaminasi dan mempertimbangkan alternatif lain dengan komunitas internasional," kata Wi, yang juga anggota parlemen dari Partai Demokrat, usai bertemu dengan Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA) di Seoul pada Minggu (9/7).

Dalam pertemuan itu, Wi menyuarakan keprihatinan Korsel atas rencana Jepang untuk melepaskan air radioaktif dari pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN)Fukushima.

Sementara anggota Partai Demokrat lainnya, Woo Won-shik, menyatakan penyesalan atas dukungan IAEA terhadap rencana pelepasan air radioaktif meskipun masih ada kekhawatiran publik atas potensi dampak jangka panjang dari limbah tersebut terhadap manusia dan lingkungan.

Menurut dia, penilaian IAEA yang sejak awal mendukung keputusan Jepang, telah kehilangan netralitas dan objektivitas.

"Sangat disesalkan bahwa (IAEA) membuat kesimpulan tanpa menyelidiki dengan benar dampak (pelepasan air) pada negara-negara tetangga," kata Woo.

Menanggapi hal tersebut, Grossi mengatakan bahwa IAEA sepenuhnya memahami kekhawatiran publik Korsel dan dia mengunjungi Seoul untuk mengatasi isu itu.

"Masalah yang dihadapi hari ini telah menarik banyak perhatian dan ini benar-benar logis," kata Grossi dalam pertemuan yang berlangsung di Majelis Nasional Korsel.

Dia menegaskan kembali temuan laporan IAEA bahwa rencana pelepasan air radioaktif Jepang telah sesuai dengan standar keamanan internasional, dan badan tersebut akan terus memantau proses pelepasan selama beberapa dekade untuk memastikan itu dilakukan sesuai rencana.

Sehari sebelumnya, Grossi bertemu dengan Kepala Komisi Keselamatan dan Keamanan Nuklir Korsel Yoo Guk-hee dan Menteri Luar Negeri Korsel Park Jin untuk membahas masalah tersebut.

Mengakhiri kunjungannya di Seoul, Grossi membagikan foto pertemuannya dengan pemerintah Korsel di Majelis Nasional di Twitter dan menulis bahwa IAEA menanggapi keprihatinan rakyat Korsel dengan sangat serius.

"Transparansi dan dialog terbuka tentang pelepasan air yang diolah di PLTN Fukushima adalah prioritas bagi kami," tulis dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.