BMKG: Waspada Banjir Rob di Pesisir NTB
Rabu, 05 Jul 2023, 19:41 WIBMATARAM - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi banjir pesisir (rob) di wilayah pesisir pantai Nusa Tenggara Barat (NTB) pada awal Juli ini.
"Adanya fenomena fase bulan purnama yang bersamaan dengan Perigee (jarak terdekat bulan ke bumi) berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum pada pekan ini," kata Prakirawan BMKG Stasiun Zaenudin Abdul Majid, Lombok, Sri Aprilia dalam keterangan tertulisnya di Mataram, Rabu.
Berdasarkan pantauan data level air dan prediksi pasang surut, banjir pesisir berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia, termasuk di wilayah Nusa Tenggara Barat.
"Banjir rob juga berpotensi terjadi di pesisir Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Lampung, Kepulauan Riau, Pulau Jawa, NTT, dan NTB," katanya.
BMKG menyatakan potensi banjir rob secara umum berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam, dan perikanan darat.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut. "Warga tetap untuk waspada saat berada di wilayah laut NTB," katanya.
Selain itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi gelombang tinggi yang mencapai empat meter lebih di wilayah perairan NTB.
"Potensi gelombang diprakirakan mencapai empat meter lebih," katanya.
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi tinggi gelombang di atas dua meter lebih di selat Lombok bagian selatan, selat Alas bagian selatan, selat Sape bagian selatan, dan Samudera Hindia Selatan NTB.
"Warga yang ada di pesisir pantai wilayah NTB agar tetap waspada terhadap dampak gelombang," katanya.
Di wilayah Samudera Hindia Selatan NTB, kecepatan angin mencapai 27 knot lebih dengan tinggi gelombang mencapai empat meter lebih, sehingga para nelayan atau nakhoda kapal untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi di perairan NTB.
"Para nelayan maupun nakhoda kapal untuk tetap waspada terhadap dampak gelombang tinggi yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari," katanya.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Pemerintah Kasih Bantuan UMKM Terdampak Bencana di Tukka, Catat Cara Mendapatkannya Disini!
-
Hasil FIFA Series 2026: Bulgaria Bantai Kepulauan Solomon 10-2
-
Cuaca Hari Ini, Hujan Petir Berpeluang Melanda Tanjungpinang Kepri dan Banjarmasin Kalsel
-
Waspada Cuaca Panas Jakarta: Dinkes DKI Peringatkan Risiko Dehidrasi Hingga Heatstroke
-
Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat Gandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Usut Kerugian Negara Kasus Alsintan
-
Hasil Sidang Isbat Idulfitri 2026: Jadwal Pengumuman 1 Syawal 1447 H
-
Bukan di Cappadocia, Intip Tradisi Balon Udara Raksasa 20 Meter yang Hiasi Langit Garut Saat Lebaran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.