Gerak Cepat, Jepang Ambil Langkah Tepat Jika Yen yang Lemah Berubah Jadi Berlebihan
Jumat, 30 Jun 2023, 00:30 WIBTokyo - Gerak cepat. Diplomat mata uang utama Jepang Masato Kanda memperingatkan terhadap pelemahan yen yang sedang berlangsung pada Rabu, mengatakan pihak berwenang akan mengambil respons yang tepat jika pergerakan menjadi berlebihan.
"Kami mengamati dengan cermat pergerakan mata uang dengan rasa urgensi yang kuat," kata Kanda kepada wartawan. "Kami akan merespons dengan tepat jika itu menjadi berlebihan."
Dia berhenti memperkuat peringatan dari yang serupa yang dikeluarkan oleh menteri keuangan pada Selasa (27/6/2023), sebagai tanda mungkin masih ada waktu sebelum intervensi apa pun untuk membendung pelemahan yen.
Kanda berbicara kepada wartawan setelah yen merosot ke level terendah baru tujuh bulan versus dolar semalam.
Mata uang Jepang turun 0,36 persen versus greenback ke level 144,02, terlemah sejak 10 November, karena investor mengamati kemungkinan intervensi oleh otoritas Jepang.
Jepang terakhir kali melakukan intervensi pembelian yen, penjualan dolar yang jarang dilakukan pada September dan Oktober. Investor mengincar ambang 145 yen untuk intervensi, level di mana pemerintah masuk ke pasar pada September.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Momen Haru di Tokyo, Donald Trump Janji Bantu Jepang Pulangkan Warganya yang Diculik Korea Utara
-
Stok Pulih, Harga BBM di SPBU BP Turun Mulai 1 November 2025
-
Pemerintah Kota Singkawang Perkuat Infrastruktur Pertanian Lewat Pembangunan JIAT
-
Shai Gilgeous-Alexander dan Jalen Brunson Dinobatkan sebagai Pemain Terbaik NBA Desember 2025
-
Cuaca Jakarta Hari Ini, Sebagian Besar Wilayah Berawan Sepanjang Hari
-
Pipa Gas PT TGI Meledak di Inderagiri Hilir, 10 Orang Terluka
-
Penggalangan Donasi untuk Warga Cigobang yang Terdampak Bencana Alam 2020
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.