Australia Jatuhkan Sanksi ke 3 Individu atas Jatuhnya Pesawat MH17 di Ukraina

Sabtu, 24 Jun 2023, 10:22 WIB

SYDNEY - Australia pada Sabtu (24/6) mengumumkan sanksi keuangan dan larangan perjalanan terhadap dua orang Rusia dan seorang Ukraina yang terlibat dalam jatuhnya pesawat Malaysia Airlines Penerbangan MH17 pada 2014.

Para pejabat Canberra mengatakan, sanksi tersebut menargetkan warga negara Rusia Sergey Dubinsky dan warga negera Ukraina Leonid Kharchenko, yang dinyatakan bersalah in absentia atas pembunuhan dan tuduhan lain oleh pengadilan Belanda tahun lalu, setelah 298 penumpang dan awak tewas dalam bencana MH17.

Ket. Foto: Puing pesawat Malaysia Airlines MH17 yang ditembak jatuh di Ukraina dalam penerbangan dari Amsterdam ke Kuala Lumpur pada 2014. — Sumber: Channel4

Sergey Muchkaev, seorang kolonel Angkatan Bersenjata Rusia, juga termasuk dalam sanksi yang dijatuhkan Australia.

Dia memimpin brigade anti-pesawat yang memasok sistem persenjataan yang menjatuhkan penerbangan MH17, kata Canberra.

Ada 38 warga Australia di dalamnya ketika Boeing 777 dalam perjalanan dari Amsterdam ke Kuala Lumpur jatuh di Ukraina timur pada Juli 2014.

"Baik sebagai pemimpin separatis...pada saat jatuhnya Penerbangan MH17, atau sebagai anggota Angkatan Bersenjata Rusia, tiga orang yang dijatuhi sanksi hari ini secara aktif mendukung tindakan dan kebijakan yang mengancam kedaulatan dan keutuhan wilayah Ukraina," kata Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong.

Dia menambahkan bahwa sanksi terhadap Dubinsky, Kharchenko, dan Muchkaev menunjukkan komitmen berkelanjutan Australia untuk meminta pertanggungjawaban mereka atas jatuhnya Penerbangan MH17.

Orang ketiga yang dihukum di Den Haag November lalu, Igor Girkin dari Rusia, telah dijatuhi sanksi oleh Australia pada 2014 karena mendukung aktivitas separatis di Ukraina timur, kata Wong.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.