Sekolah Laksanakan 100% Kurikulum Merdeka

Sabtu, 17 Jun 2023, 04:00 WIB

TANGERANG - Sekolah-sekolah di Kota Tangerang diklaim telah seluruhnya menerapkan Kurikulum Merdeka yang merupakan kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). "Jadi kebijaksanaan tersebut telah diimplementasikan oleh 100 persen satuan pendidikan Kota Tangerang," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin, Kamis (15/6).

"Sekarang Kurikulum Merdeka sudah 100 persen diimplementasikan di Kota Tangerang. Artinya, kami sudah melaksanakan Kurikulum Merdeka di semua satuan pendidikan," katanya dalampress tourbersama Kemendikbudristek di Kota Tangerang, Kamis.

Ket. Foto: Sekda Herman (Tengah) didampingi Kadis Pendidikan Jamaluddin (kanan) saat memberikan sambutan pada pada rangkaian acara Festival Kurikulum Merdeka dalam kegiatan “Press Tour Implementasi Kurikulum Merdeka” Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) di Ruang Asisten 3 Puspemkot, Kamis. — Sumber: Antara

Sebagai contoh, satuan pendidikan yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka adalah TK Negeri Pembina Akhlaqul Karimah di Kecamatan Pinang, Tangerang. Kepala TK Pembina Yayah Badriyah menjelaskan implementasi Kurikulum Merdeka membawa kebermanfaatan bagi sekolahnya.

Anak-anak didik belajar lebih kontekstual dan mengenal lingkungannya. Mereka bebas menentukan pembelajaran yang akan dilaksanakan. Dengan begitu, ada partisipasi para siswa dalam proses belajar. Ini penting juga untuk melatih diri dalam belajar.

Selain itu, Kurikulum Merdeka juga membentuk anak menjadi lebih bebas mengeksplorasi minat dan bakat dengan bantuan guru. Dengan melibatkan partisipasi anak, siswa akan menjadi lebih mengenal Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) melalui berbagai kegiatan.

"Kematangan emosi anak juga lebih diperhatikan melalui Kurikulum Merdeka karena kebijakan ini berkaitan dengan pembentukan karakter siswa," jelas Yayah. Selain TK Pembina, sekolah lain Kota Tangerang yang juga mengimplementasikan Kurikulum Merdeka adalah SD Negeri Pinang 3.

Guru kelas 1 di SDN Pinang 3, Nurcholis Pauziah, mengaku lebih nyaman mengajar siswa menggunakan Kurikulum Merdeka. Sebab di dalam kurikulum tersebut terdapat kolaborasi pembelajaran, baik antarguru, siswa, maupun orang tua. "Selama sebelum pembelajaran kita membuat modul ajar. Di mana kita harus juga berbagi atau menerima masukan dari teman sejawat guru," katanya.

Nurcholis yang juga calon guru penggerak (CGP) Angkatan 7 Kota Tangerang ini mengatakan program P5 yang merupakan salah satu kebijakan Kurikulum Merdeka pun dilaksanakan melalui berbagai kegiatan. Ia menyebutkan salah satu penerapan P5 di sekolahnya dilaksanakan melalui kegiatan pameran yang menampilkan kearifan loka, khususnya kuliner khas Kota Tangerang, seperti Gecom.

Dalam pameran tersebut, Nurcholis menjelaskan, terdapat kolaborasi antara murid, guru dan orang tua. Pameran juga melibatkan sekolah serta masyarakat sekitar seperti prinsip Kurikulum Merdeka. Dalam kurikulum tersebut mendorong sekolah bekerja sama dengan lingkungan sekitar.

"Pameran ini mengedepankan kolaborasi dan mengajarkan gotong royong, kreativitas serta kemandirian," kata Nurcholis. Dia berharap dengan pameran, para murid terbuka pikirannya, tidak hanya terpaku pada mata pelajaran di dalam kelas.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.