• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Tokopedia dan TikTok Shop ...

Tokopedia dan TikTok Shop Apresiasi Pelaku Usaha F&B Lokal melalui Nyam Awards 2026

Selasa, 01 Sep 2026, 19:12 WIB

JAKARTA – Pertumbuhan perdagangan digital membuka peluang baru bagi pelaku usaha makanan dan minuman (food and beverage/F&B) lokal untuk memperluas pasar. Perubahan perilaku konsumen dalam menemukan produk melalui konten digital juga mendorong berkembangnya pola Discovery Commerce, ketika konsumen menemukan produk melalui video pendek, siaran langsung (LIVE), rekomendasi kreator, dan konten afiliasi.

Momentum tersebut terlihat dalam ekosistem Tokopedia dan TikTok Shop. Pada semester pertama 2026, jumlah pesanan kategori F&B di kedua platform tersebut meningkat hampir 95 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada periode yang sama, jumlah pelaku usaha yang menjual produk F&B tumbuh 184 persen.

Ket. Foto: Restu Gustianti, Owner Yayang Dessert, menerima penghargaan dalam Nyam Awards 2026 untuk kategori Seller Favorit Pilihan Kreator. Berawal dari usaha kuliner rumahan di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 2018, Yayang Dessert berkembang pesat menjadi pelopor tren Dubai Chocolate dan Chewy Cookie di TikTok Shop sejak bergabung pada 2024. — Sumber: Tokopedia

Pertumbuhan itu menjadi salah satu latar belakang penyelenggaraan Nyam Awards 2026, program apresiasi yang digelar Tokopedia dan TikTok Shop melalui inisiatif #BeliLokal untuk memberikan penghargaan kepada pelaku usaha dan kreator di sektor F&B.

Executive Director Tokopedia and TikTok Shop Indonesia, Stephanie Susilo, mengatakan pertumbuhan tersebut menunjukkan besarnya potensi industri kuliner lokal di Indonesia. Indonesia memiliki ekosistem kuliner lokal yang sangat beragam, dengan jutaan pelaku usaha yang terus berinovasi.

“Kami juga melihat pertumbuhan yang sangat positif pada kategori makanan dan minuman, baik dari sisi permintaan maupun jumlah pelaku usaha yang bergabung di ekosistem Tokopedia dan TikTok Shop,” kata Stephanie melalui siaran pers pada Selasa (1/9/2026).

Melalui Nyam Awards, perusahaan ingin memberikan eksposur lebih luas kepada pelaku usaha F&B sekaligus membuka peluang untuk menjangkau konsumen baru.

Pertumbuhan Produk Lokal di Ekosistem #BeliLokal

Pertumbuhan kategori F&B berlangsung di tengah meningkatnya aktivitas produk lokal dalam ekosistem #BeliLokal. Sepanjang semester pertama 2026, jumlah penjual dalam inisiatif tersebut tumbuh lebih dari 50 persen, sedangkan penjualan produk lokal meningkat 51 persen. Secara keseluruhan, sekitar 700 juta produk lokal tercatat terjual selama periode tersebut.

Pertumbuhan kategori F&B juga tidak hanya terjadi di Pulau Jawa. Data Tokopedia dan TikTok Shop menunjukkan lima dari 10 provinsi dengan pertumbuhan jumlah pesanan F&B tertinggi pada semester pertama 2026 berada di luar Jawa. Kelima provinsi tersebut adalah Sumatra Selatan, Lampung, Sumatra Utara, Riau, dan Bali.

Data tersebut menunjukkan permintaan terhadap produk makanan dan minuman tidak terkonsentrasi di satu pusat ekonomi saja, melainkan tersebar di berbagai wilayah. Di Tokopedia, sejumlah produk F&B yang banyak diminati selama periode tersebut antara lain minyak goreng, kopi arabika, dimsum, susu nutrisi dewasa, dan kecap manis.

Sementara di TikTok Shop, produk yang tercatat banyak diminati mencakup kopi instan, susu tinggi protein dan kalori, Dubai Chewy, permen lolipop, serta mi lidi.

Discovery Commerce Mengubah Cara Produk Ditemukan

Pertumbuhan tersebut juga berlangsung seiring perubahan cara konsumen menemukan produk. Melalui konsep Discovery Commerce, produk dapat diperkenalkan kepada calon konsumen melalui video pendek, LIVE, rekomendasi kreator, dan konten afiliasi.

Bagi pelaku usaha, pola ini memberikan kesempatan untuk menjangkau konsumen yang sebelumnya berada di luar basis pelanggan mereka. Di kategori F&B, pesanan yang berasal dari video pendek tumbuh 86 persen pada kuartal pertama 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan dengan angka yang sama juga tercatat pada pesanan F&B melalui fitur LIVE. Stephanie mengatakan perubahan perilaku konsumen tersebut menciptakan peluang baru bagi pelaku usaha F&B untuk memperluas jangkauan.

“Melalui Discovery Commerce, produk dapat ditemukan oleh calon konsumen berdasarkan ketertarikan mereka, membuka peluang bagi pelaku usaha untuk menjangkau audiens yang relevan di luar basis pelanggan mereka,” ujarnya.

Menurut dia, video pendek, LIVE, dan kolaborasi dengan kreator dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk membangun eksposur sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis.

53 Pelaku Usaha dan Kreator Masuk Nyam Awards

Nyam Awards 2026 menghadirkan 53 pelaku usaha dan kreator yang masuk dalam nominasi untuk 10 kategori penghargaan. Penghargaan tersebut mencakup berbagai segmen kuliner, mulai dari makanan dan minuman kesehatan, makanan praktis, produk pedas, kopi, makanan manis, produk segar dan beku, hingga camilan.

Sejumlah pemenang di kategori pelaku usaha antara lain Bittersweet by Najla untuk produk hampers favorit, Beorganik untuk produk makanan dan minuman berfokus pada kesehatan, serta Nyai Mercon untuk makanan praktis.

Sementara Mercon Merah Putih meraih penghargaan kategori produk bercita rasa pedas dan Sakha Coffee Roastery menjadi pemenang kategori kopi. Untuk kategori lainnya, Brownies Bella memenangkan kategori produk bercita rasa manis, Japfa Food Online untuk produk segar dan beku (fresh & frozen), serta Cimol Bojot Aa untuk kategori camilan.

Nyam Awards juga memberikan penghargaan kepada kreator dan pelaku usaha yang dinilai berkontribusi terhadap perkembangan bisnis F&B lokal. Restu Gustianti, pemilik (owner) Yayang Dessert, meraih penghargaan Pilihan Kreator Nyam, yang diberikan kepada seller favorit kreator melalui proses matchmaking.

Sementara itu, kategori kreator dimenangkan oleh @toko_makmur58 sebagai Kreator F&B Terbaik Tahun Ini, @yuniarbani sebagai Master Camilan Nusantara, @cicahaya sebagai Jawara Fresh & Frozen Nusantara, @siswanto140688 sebagai Kreator F&B Favorit, serta @jordionsu.official sebagai Kreator Serba Bisa F&B.

Penghargaan Diikuti Aktivasi Digital

Nyam Awards tidak berhenti pada pemberian penghargaan. Program tersebut juga memberikan kesempatan kepada seller untuk meningkatkan visibilitas produk dan berinteraksi dengan konsumen. Rangkaian program mencakup Official Broadcasting Show (OBS) LIVE mingguan, kolaborasi LIVE dengan kreator, tantangan konten video dan afiliasi, serta sejumlah aktivitas promosi.

Aktivasi tersebut juga mencakup program Flash Sale dengan potongan hingga 77 persen dan 88 persen pada momentum Double Date, serta voucer khusus untuk produk yang masuk nominasi.

Kisah Japfa Food Online Memanfaatkan Discovery Commerce

Pertumbuhan kategori F&B juga tercermin dari perjalanan sejumlah pelaku usaha yang memanfaatkan ekosistem digital untuk memperluas pasar. Salah satunya Japfa Food Online, lini bisnis e-commerce dari Grup Japfa yang memasarkan produk makanan beku (frozen food).

Perusahaan tersebut memanfaatkan video pendek dan konten yang relevan dengan kebutuhan konsumen, mulai dari ide bekal praktis untuk keluarga hingga kreasi makanan yang menyasar konsumen muda.

Dukungan jaringan operasional di Jabodetabek, layanan pengiriman instan, kolaborasi dengan affiliate, serta berbagai kampanye di Tokopedia dan TikTok Shop turut digunakan untuk memperluas jangkauan. Sejak bergabung dengan kedua platform tersebut, Japfa Food Online berhasil masuk dalam 10 besar kategori fresh & frozen.

Head of Digital Marketing Japfa Food Online, Anugrah Mardi Honesty, mengatakan eksperimen terhadap konten dan kolaborasi menjadi bagian penting dalam mengembangkan bisnis di ekosistem digital.

“Bersama Tokopedia dan TikTok Shop, kami belajar bahwa pertumbuhan lahir dari keberanian untuk terus bereksperimen. Setiap konten, kolaborasi, dan inovasi membuka peluang untuk menjangkau lebih banyak konsumen, membangun kepercayaan, dan membawa produk frozen food kami tumbuh lebih cepat,” ujarnya.

Dari Usaha Rumahan Tasikmalaya ke Pasar Nasional

Cerita lainnya datang dari Yayang Dessert, bisnis F&B asal Tasikmalaya, Jawa Barat. Usaha tersebut bermula dari bisnis kuliner rumahan pada 2018. Perkembangan bisnis kemudian semakin cepat setelah bergabung dengan TikTok Shop pada 2024.

Yayang Dessert memanfaatkan tren Dubai Chocolate dan Chewy Cookie di TikTok, sekaligus mengandalkan bahan baku premium dan kolaborasi dengan ratusan affiliate. Strategi tersebut membantu produk Yayang Dessert menjangkau konsumen di luar Tasikmalaya hingga berbagai wilayah Indonesia.

Saat ini, TikTok Shop disebut menyumbang hingga 80 persen dari total penjualan Yayang Dessert. Bisnis tersebut juga mencatat omzet harian hingga ratusan juta rupiah dan memberdayakan lebih dari 130 warga lokal, termasuk sekitar 40 ibu-ibu di Tasikmalaya. Restu Gustianti mengatakan pemanfaatan konten digital membantu bisnis kecil memperluas jangkauan pasarnya.

“TikTok Shop mengajarkan kami bahwa bisnis kecil bisa memiliki jangkauan yang besar ketika berani menangkap momentum dan terus berinovasi,” kata Restu.

Menurut dia, konsistensi menghadirkan konten, menjaga kualitas, dan memanfaatkan peluang digital menjadi bagian dari proses membawa produk lokal Tasikmalaya dikenal konsumen di berbagai daerah.

Mendorong Pertumbuhan Bisnis Lokal

Pertumbuhan transaksi F&B, meningkatnya jumlah seller, serta munculnya pelaku usaha dari berbagai daerah menunjukkan semakin luasnya peluang bisnis kuliner dalam ekosistem perdagangan digital. Bagi pelaku usaha, kemampuan membuat produk yang menarik kini berjalan beriringan dengan kemampuan membuat produk tersebut mudah ditemukan konsumen.

Tokopedia dan TikTok Shop menyatakan dukungan terhadap pelaku usaha F&B akan dilakukan melalui edukasi, teknologi, Discovery Commerce, kolaborasi kreator, serta berbagai program dalam ekosistem #BeliLokal. Stephanie berharap semakin banyak pelaku usaha F&B lokal memanfaatkan teknologi untuk melakukan inovasi dan memperluas pasar.

“Ketika produk dan cerita mereka semakin mudah ditemukan, kami percaya dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha, melainkan juga akan memperkuat ekosistem kuliner lokal Indonesia secara keseluruhan,” ujar Stephanie.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.