Reaksi Pasar di Eropa Terbatas saat ECB Naikkan Suku Bunga

Sabtu, 17 Jun 2023, 00:02 WIB

ROMA - Bank Sentral Eropa (ECB), pada Kamis (15/6), mengumumkan kenaikan suku bunga baru sebesar 25 basis poin, dan reaksi dari pasar terbatas karena langkah tersebut telah diperkirakan secara luas.

Mata uang euro yang digunakan di 20 negara anggota Uni Eropa menguat terhadap dollar AS di awal sesi Kamis, tetapi mengakhiri hari hanya sedikit lebih kuat dari dollar.

Ket. Foto: ECB (European Central Bank) - Kenaikan suku bunga hari ini mencerminkan penilaian terbaru dewan gubernur terhadap prospek inflasi, dinamika inflasi yang mendasari dan kekuatan transmisi kebijakan moneter. — Sumber: Sumber: European Central Bank - AFP

Perdagangan berlangsung cepat di bursa saham utama di zona euro, tetapi indeks utama tidak fluktuatif. Indeks saham unggulan di bursa saham di Frankfurt, Paris, Milan, dan Madrid semuanya mengakhiri hari sedikit lebih rendah, sementara di Amsterdam indeks utama naik tipis.

Tingkat inflasi di Uni Eropa tetap tinggi setelah melonjak di tengah kenaikan harga energi yang dipicu oleh konflik antara Russia dan Ukraina.

Tapi mereka menurun. Tingkat inflasi zona euro pada Mei adalah 6,1 persen. Untuk keenam kalinya dalam tujuh bulan menurun dibandingkan bulan sebelumnya. Tingkat 6,1 persen itu dibandingkan tahun sebelumnya adalah terendah sejak Februari 2022.

Dalam sebuah catatan yang dirilis pada Kamis (15/6), ECB mengatakan meskipun ada kenaikan suku bunga, pihaknya memperkirakan inflasi tahun ini dan hingga 2025 akan lebih tinggi dari yang diperkirakan pada pertemuan sebelumnya.

Target Inflasi

Bank sekarang memperkirakan tingkat inflasi utama mencapai 5,4 persen tahun ini, 3,0 persen pada 2024 dan 2,2 persen pada 2025. Target inflasi ECB adalah 2,0 persen. Dewan gubernur bank telah menaikkan suku bunga di semua pertemuannya sejak Juli 2022.

"Kenaikan suku bunga hari ini mencerminkan penilaian terbaru dewan gubernur terhadap prospek inflasi, dinamika inflasi yang mendasari dan kekuatan transmisi kebijakan moneter," kata ECB dalam sebuah pernyataan.

Sebelumnnya, saham Eropa dibuka sedikit lebih rendah pada Kamis, karena ECB diperkirakan menaikkan biaya pinjaman di kemudian hari. Keputusan tersebut diambil setelah Federal Reserve AS memberi sinyal lebih banyak kenaikan.

Kerugian agak dibatasi oleh kenaikan saham H&M, yang mengangkat saham-saham pengecer setelah mengisyaratkan penjualan pada Juli, bulan pertama kuartal ketiga, dimulai dengan awal yang baik.

Indeks STOXX 600 di seluruh benua tergelincir 0,3 persen pada pukul 07.08 GMT. Pengecer Eropa terangkat 0,9 persen, dengan H&M Swedia melonjak 5,3 persen.

ECB diperkirakan meningkatkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 3,5 persen di kemudian hari, tingkat tertinggi dalam 22 tahun dan membiarkan pintu terbuka untuk kenaikan lebih lanjut guna memperluas pertempurannya melawan inflasi yang kuat bahkan saat ekonomi zona euro tertinggal.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.