Jelang Hari Besar Keagamaan, Bupati Mimika Ajak Warga Perkuat Toleransi
Senin, 16 Feb 2026, 17:59 WIBBupati Mimika Johannes Rettob mengajak masyarakat setempat menjaga toleransi antar-umat beragama menjelang pelaksanaan hari besar keagamaan yang dirayakan secara berdekatan di wilayah itu.
Bupati Johannes Rettob di Timika, Provinsi Papua Tengah, Senin, menyebut empat peristiwa hari besar keagamaan itu, yakni tahun baru Imlek 2026, tahun baru Saka 1948 bagi umat Hindu, awal puasa Ramadan 1447 Hijriah dan Idul Fitri 2026 bagi umat islam, serta masa Prapaskah menjelang hari raya Paskah bagi umat Kristen dan Katolik.
Ia berpesan kepada seluruh umat beragama di Kabupaten Mimika menjadikan hari besar keagamaan tersebut sebagai sarana refleksi diri sesuai ajaran agama masing-masing serta mempererat tali silaturahim di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.
âMimika merupakan daerah yang masyarakatnya sangat heterogen, terdiri atas berbagai suku, agama, dan budaya. Momentum hari raya ini mari kita jaga toleransi antar-umat beragama,â katanya.
Kabupaten Mimika sebelumnya terpilih sebagai daerah paling harmonis (juara I) dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia dan meraih Harmony Award 2025 yang diserahkan Menteri Agama RI Nasaruddin Umar di Jakarta pada 28 November 2025.
âMari kita jaga bersama apa yang sudah diraih sebagai kabupaten terharmonis di Indonesia. Kita harus membuktikan bahwa Mimika benar-benar harmonis dan menjunjung tinggi toleransi antar-umat beragama,â kata Johannes.
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
Berita Terkait:
-
Warga Lereng Gunung Sumbing Gelar Tradisi Nyadran dan Srobong Gobang
-
Padel Resmi Dipertandingkan di Asian Games 2026, Tonggak Penting Perkembangan Olahraga yang Tengah Naik Daun Tersebut
-
Pemprov Jatim Terapkan WFH bagi ASN Setiap Rabu Mulai April Nanti
-
Pemerintah Siapkan Perpres Hapus Piutang BPJS Kelas 3, Solusi Sosial atau Beban Fiskal Baru?
-
Peran Organisasi Keagamaan dalam Pembangunan Sosial Jakarta Menurut Wagub Rano Karno
-
Tak Mau Cuma Jual Biji, Kalsel Genjot Hilirisasi Kopi Terpadu
-
Penyebab Banjir Jakarta Bukan Lagi Perkara Cuaca Ekstrem
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.