Lagi, Dunia Akui Kehebatan BI Jaga Kinerja Perekonomian Nasional
Rabu, 14 Jun 2023, 14:16 WIBJAKARTA - Masyarakat internasional mengapresiasi kehebatan Bank Indonesia (BI) dalam menjaga kinerja perekonomian dalam negeri. Pengakuan itu tercermin dari penghargaan yang kembali diraih BI sebagai regulator terbaik di Asia Pasifik 2023 atau The Best Macroeconomic Regulator in Asia Pacific) dari The Asian Bankers, majalah ekonomi di Asia. Sebelumnya, bank sentral mendapatkan pengarhargaan serupa pada 2020.
"Apresiasi atas penghargaan ini dan memandang penghargaan sebagai bentuk pengakuan dunia internasional terhadap terjaganya kinerja ekonomi Indonesia," ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (14/6).
Penghargaan tersebut juga menjadi pengakuan dunia atas kuatnya sinergi bauran kebijakan BI dan bauran kebijakan ekonomi nasional dalam memperkuat ketahanan, mempercepat pemulihan, serta mendorong kebangkitan ekonomi nasional.
Penghargaan tersebut disampaikan pada acara Leadership Achievement Awards Ceremony di Bangkok, Thailand, Selasa (13/6). Penghargaan ini merupakan penghargaan keempat dari The Asian Banker kepada Bank Indonesia berturut-turut sejak 2020.
The Asian Bankers, dalam penilaiannya, memandang BI menunjukkan keunggulan dalam mengelola perekonomian sehingga berhasil menjaga stabilitas makroekonomi Indonesia di tengah kondisi ketidakpastian global yang tinggi.
Tiga aspek utama menjadi pertimbangan keputusan The Asian Bankers. Pertama, konsistensi BI menempuh bauran kebijakan moneter yang didukung oleh sinergi dan koordinasi kebijakan dengan pemerintah dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) mampu menjaga stabilitas dan mendukung pemulihan ekonomi.
Dengan koordinasi tersebut, inflasi dapat lebih rendah dari perkiraan pasar dan pertumbuhan ekonomi dengan cepat dapat kembali ke lintasan sebelum pandemi.
Aspek kedua, yakni BI secara konsisten juga menempuh kebijakan moneter yang front loaded, pre-emptive, dan forward looking, sehingga dapat menurunkan ekspektasi inflasi dan mendorong inflasi inti kembali ke dalam kisaran 2 persen sampai 4 persen.
Ketiga, penguatan kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi, terutama imported inflation, melalui strategi triple intervention, baik di pasar spot, pasar Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), maupun pembelian atau penjualan surat berharga negara (SBN) di pasar sekunder.
Penghargaan regulator terbaik di Asia Pasifik 2023 merupakan penghargaan kepada bank sentral yang unggul dalam menjalankan perannya menjaga stabilitas makroekonomi.
Penghargaan tersebut diselenggarakan oleh The Asian Banker sebagai salah satu penyedia banking intelligence sejak 1996, yang telah melakukan penilaian secara regular atas pencapaian bank sentral dan regulator jasa keuangan di kawasan Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Afrika.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Tim Aston Villa bakal Kunjungi Indonesia untuk Tur Pramusim
-
Kuota Bedah Rumah Jakarta Naik 63 Kali Lipat, dari 158 Jadi 10 Ribu Unit
-
Cermati Masa Bediding Saat Puncak-puncaknya Musim Kemarau
-
Sambut HUT Jakarta, Ancol Gratiskan Tiket Masuk Selama Tiga Hari, Ikuti Syarat dan Jadwalnya!
-
KSEI Gandeng Pegadaian, ETF Emas Bersiap Meramaikan Pasar Modal 2026
-
Bulog Sumut Rutin Cek Kualitas Beras di Gudang, Publik Pertanyakan Transparansi Keamanan Pangan
-
BPJPH Pasang Aturan Ketat, Produk Impor Tanpa Sertifikat Halal Terancam Tersingkir
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.