Menkop Ferry Tekankan Koperasi Desa Merah Putih Wajib Utamakan Produk UMKM Lokal

Jumat, 18 Sep 2026, 01:56 WIB

MAGELANG - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) wajib mengutamakan produk UMKM lokal sekaligus menjadi saluran utama distribusi barang bersubsidi langsung ke masyarakat. 

Menurut Menkop, di Magelang, Jawa Tengah, Kamis malam, pembangunan KDKMP saat ini telah mencapai sekitar 23.000 koperasi yang tersebar di berbagai desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

Ket. Foto: Menteri Koperasi Ferry Juliantono memukul gong dimalainya Borobudur Indonesia Expo 2026 di Alun-Alun Kota Magelang, Kamis malam (17/9). — Sumber: ANTARA/Heru Suyitno

Ia optimistis pembangunan fisik koperasi, termasuk gudang dan berbagai kelengkapannya, dapat diselesaikan sesuai target yang diarahkan Presiden.

"Insya Allah tahun ini kita bisa menyelesaikan pembangunan bangunan fisik, gudang, dan alat kelengkapannya sebanyak 30 ribu, sesuai dengan arahan Bapak Presiden," katanya pada Borobudur Indonesia Expo 2026, di Alun-Alun Kota Magelang, Kamis (17/9) malam.

Dia menjelaskan, program tersebut kini mulai memasuki tahap operasional. Hal itu menyusul ditandatanganinya Peraturan Presiden mengenai Tata Kelola dan Operasional KDKMP.

Selain pembangunan fisik, para manajer koperasi yang telah direkrut juga telah mendapatkan pelatihan dan dipersiapkan untuk ditempatkan di masing-masing KDKMP.

Saat ini, proses verifikasi dan validasi masih terus dilakukan, termasuk persiapan serah terima bangunan fisik, gudang, serta berbagai perlengkapan kepada desa untuk kemudian menjadi aset milik desa.

"Tahap operasional ini menjadi tahap yang penting supaya semuanya berjalan lancar dan KDKMP bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada anggota koperasi maupun masyarakat," katanya lagi.

Salah satu fungsi utama KDKMP, katanya pula, adalah menjadi saluran distribusi berbagai barang subsidi kepada masyarakat.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan salah satu keputusan penting karena untuk pertama kalinya berbagai komoditas subsidi dapat disalurkan secara langsung melalui koperasi di tingkat desa dan kelurahan.

Barang-barang tersebut, antara lain beras dan minyak goreng dari Bulog, LPG 3 kilogram dari PT Pertamina Patra Niaga, pupuk dari PT Pupuk Indonesia, serta beras SPHP.

Dengan mekanisme tersebut, katanya, masyarakat yang berhak diharapkan dapat memperoleh barang bersubsidi dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus memangkas mata rantai distribusi yang selama ini dinilai terlalu panjang.

  • koperasi merah putih
  • koperasi desa
  • ferry juliantono
  • kdkmp
  • umkm lokal

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.