Sekjen PBB Dukung Pembentukan Badan Pengawas AI Seperti IAEA

Selasa, 13 Jun 2023, 11:20 WIB

PBB - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Senin (12/6) mendukung proposal beberapa pejabat perusahaan kecerdasan buatan (artificial intelliegence/AI) untuk pembentukan badan pengawas AI internasional seperti Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Teknologi AI generatif yang dapat memutar prosa otoritatif dari perintah teks telah memikat publik sejak ChatGPT diluncurkan enam bulan lalu dan menjadi aplikasi dengan pertumbuhan tercepat sepanjang masa. AI juga menjadi fokus perhatian karena kemampuannya untuk gambar deepfake dan informasi yang salah lainnya.

Ket. Foto: Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. — Sumber: AFP

"Lonceng alarm tentang bentuk terbaru dari kecerdasan buatan (AI generatif) memekakkan telinga. Dan itu paling keras dari pengembang yang merancangnya," kata Guterres kepada wartawan. "Kita harus menanggapi peringatan itu dengan serius."

Guterres mengumumkan rencana untuk mulai bekerja pada akhir tahun di badan penasehat AI tingkat tinggi untuk meninjau pengaturan tata kelola AI dan menawarkan rekomendasi tentang bagaimana AI dapat menyelaraskan dengan hak asasi manusia, supremasi hukum, dan kebaikan bersama.

Tetapi pada Senin Guterres mengatakan: "Saya akan mendukung gagasan bahwa kita dapat memiliki badan intelijen buatan ... terinspirasi oleh badan energi atom internasional saat ini."

Guterres mengatakan model seperti itu bisa "sangat menarik", tetapi ia mencatat "hanya negara anggota yang dapat membuatnya, bukan Sekretariat PBB". IAEA yang berbasis di Wina didirikan pada 1957 dan mempromosikan penggunaan teknologi nuklir yang aman, terjamin, dan damai sambil mengawasi kemungkinan pelanggaran Perjanjian Non-Proliferasi (NPT). Badan ini beranggotakan 176 negara.

Perusahaan pembuat ChatGPT, OpenAI, mengatakan bulan lalu, badan seperti IAEA dapat membatasi penerapan, memeriksa kepatuhan terhadap standar keselamatan, dan melacak penggunaan daya komputasi.

Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak juga mendukung gagasan tersebut dan mengatakan ingin Inggris menjadi rumah bagi peraturan keamanan AI global. Inggris akan menjadi tuan rumah pertemuan puncak akhir tahun ini tentang bagaimana tindakan internasional yang terkoordinasi dapat mengatasi risiko AI.

Guterres mendukung rencana pertemuan puncak di Inggris, tetapi harus didahului dengan "pekerjaan serius". Dia akan menunjuk dewan penasehat ilmiah ahli AI dan kepala ilmuwan dari badan-badan PBB.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: CNA

Berita Terbaru

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.