Hadapi Sindhu, Gregoria Tak Bisa Bangkit dari Tekanan
Selasa, 13 Jun 2023, 15:42 WIBJAKARTA - Atlet bulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung mengaku tidak bisa bangkit dari tekanan saat menghadapi wakil India Pusarla V Sindhu pada babak pertama Indonesia Open 2023 di Istora Senayan Jakarta, Selasa.
"Hari ini bisa dibilang penampilan saya tidak sesuai dengan apa yang saya harapkan, dan saya merasa apapun yang saya punya itu tidak cukup untuk saya keluarkan," ungkap Gregoria saat ditemui usai pertandingan.
Juara Spain Masters 2023 itu kalah dari Sindhu melalui dua gim langsung 19-21, 15-21. Pertandingan itu pun berlangsung dengan ketat, terutama di gim pertama dimana jarak skor antara keduanya hanya terpaut satu sampai dua poin saja, hingga akhirnya mencatatkan skor akhir 19-21.
Namun, pada gim kedua, Sindhu memimpin jauh dan unggul di interval gim kedua danrunner-upMalaysia Masters 2023 itu pun tak mampu mengejar hingga akhirnya pertandingan kedua berakhir 15-21. Pertandingan antara Gregoria dan peraih medali perak Olimpiade Rio 2016 tersebut berlangsung dalam tempo 38 menit.
"Dengan dua kekalahan kemarin dia (Sindhu) punya motivasi tersendiri untuk bisa menang dari saya hari ini. Tapi, secara keseluruhan catatannya ada di diri saya sendiri. Saya kalah dengan diri saya sendiri. Mungkin saya tidak bisa keluar dari tekanan itu, dan mainnya kelihatan banget tidak keluar," ucap pemain peringkat kesembilan dunia itu.
"Tekanan itu datang dari diri sendiri. Balik lagi karena saya harusnya sudah cukup siap untuk itu karena sebelumnya kemarin-kemarin saya kendalanya adalah gampang tertekan. Tapi hari ini saya tidak bisa menguasai itu," ujarnya.
Dengan hasil ini, Sindhu lolos ke babak 16 besar turnamen BWF Super 1000 tersebut. Pada babak kedua, wanita bertinggi badan 179 cm itu akan berhadapan dengan wakil Chinese Taipei, Tai Tzu Ying yang pada laga sebelumnya menang melawan tunggal putri China, Han Yue dengan skor 21-15, 21-17.
Adapun untuk Gregoria, kekalahan ini mengulang hasil buruk di Indonesia Open edisi 2022. Tahun lalu di Istora, Jakarta, ia menyerah dari wakil Thailand, Phittayaporn Chaiwan lewat pertarunganrubber game17-21, 21-10, 12-21.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Chandra Asri All Out! Ekspansi ke Singapura, Industri Nasional Meroket
-
Kompolnas: Penanganan Narkoba Harus Sentuh Pencucian Uang, Bukan Sekadar Pemaka
-
Puluhan RT di Jakarta Tergenang Banjir akibat Hujan Semalam
-
Tim Bulu Tangkis Putri Indonesia Siap Hadapi Thailand di Perempat Final BATC 2026
-
Resmi Dilantik, Pengurus LBIQ 2026–2028 Diminta Perkuat Nilai Spiritual Warga Jakarta
-
Laga Berat Menanti Lima Wakil Indonesia di Babak Pertama Thailand Open
-
Ini Kronologi Mobil Terbakar di Jalan Tol Jagorawi Arah Jakarta ke Bogor, Nihil Korban
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.