Waduh, Jalan Protokol di Rangkasbitung Terendam Banjir Akibat Hujan Lebat
Sabtu, 10 Jun 2023, 20:01 WIBLebak - Waduh, sejumlah ruas jalan protokol di Rangkasbitung Kabupaten Lebak Provinsi Banten, Sabtu, direndam banjir akibat hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir di daerah itu selama kurang lebih dua jam.
"Kami terpaksa mendorong sepeda motor saat melintasi jalan Ir Djuanda Rangkasbitung, karena tergenang banjir setinggi 60 sentimeter," kata Medi (35) warga Kabupaten Lebak, Kamis.
Banjir melanda sejumlah ruas jalan di Rangkasbitung dan sekitarnya setelah hujan deras disertai angin kencang dan petir/kilat.
Ruas jalan protokol di Rangkasbitung yang terendam banjir di antaranya Jalan Sunan Giri, Ir Djuanda, Kompleks Pendidikan, Hardiwinangun, Multatuli, Malangnengah, Sunan Bonang, Sunan Kalijaga, dan Mandala.
Pengemudi kendaraan roda dua banyak yang mogok karena bagian mesin kendaraan terkena air, sehingga harus didorong oleh pengendaranya.
"Kami beruntung warga dapat membantu, sehingga kembali mesin hidup dan melanjutkan perjalanan," kata Medi.
Gunawan (30) warga Sentral Rangkasbitung Kabupaten Lebak mengatakandirinya terpaksa mendorong kendaraan sepeda motor setelah terendam air banjir di ruas jalan Sunan Kalijaga setinggi 70 sentimeter.
Hujan lebat disertai petir dan angin kencang itu terjadi pukul 17.00 WIB sampai pukul 19.00 WIB yang mengakibatkan Jalan Sunan Kalijaga dilanda banjir.
"Kami cukup terbantu oleh polisi dan warga juga bisa hidup kembali mesin kendaraan," katanya menjelaskan.
Sementara itu, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Agust Riza Faesal , mengatakan pihaknya mengimbau sopir angkutan maupun pengemudi roda dua agar mewaspadai curah hujan lebat disertai angin kencang guna menghindari kecelakaan.
Cuaca buruk tersebut juga mengakibatkan ratusan rumah warga Rangkasbitung dan Komplek Pendidikan diterjang banjir.
Namun, banjir tersebut tidak berlangsung lama karena buruknya drainase, sehingga air hujan tidak berjalan lancar.
"Kami meyakini banjir yang melanda jalan protokol dan rumah warga itu akibat menyempitnya saluran drainase dan perlu adanya perbaikan," katanya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Rumah Hancur, Penghuninya Tewas Akibat Ledakan Petasan
-
Hujan Dini Hari di Musim Kemarau Picu Banjir di Belasan Lokasi Surabaya, Armada Damkar Dikerahkan Sedot Genangan
-
Lestari Moerdijat: Remaja Harus Jujur soal Usia saat Daftar di Akun Media Sosial
-
Dinamika Atmosfer yang Aktif Memicu Hujan Lebat di NTB
-
Dampak Ngeri AI bagi Keamanan Negara, Jepang Mulai Bentengi Sektor Vital
-
Korea Selatan Menuju Piala Dunia 2026 di Tengah Tekanan dan Kritik
-
Saham Asia Anjlok, Harga Minyak Mentah di Atas $100 di Tengah Kebuntuan AS-Iran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.