Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Evaluasi Penghijauan IKN: Masih Berorientasi Kebun Kayu, Bukan Hutan Hujan Tropis

📅 Rabu, 31 Mei 2023, 12:17 WIB | Oleh: Tim Penulis

3. Cara tanam dan perawatan

Selain bibit dan pupuk, rehabilitasi juga membutuhkan cara tanam yang benar agar tanaman lebih tahan terhadap dinamika lingkungan maupun organisme pengganggu.

Namun, saya menemukan di beberapa tempat masih ada tanaman yang tidak ditanam dengan benar.

Contohnya lubang tanam (liang masuknya bibit) hanya sekadar ditutup, tidak dipadatkan maupun ditinggikan. Cara ini salah: lubang tanaman yang renggang dan rendah justru membuatnya menjadi 'kolam' sehingga berisiko tinggi membusukkan akar.

Ada juga lokasi penanaman yang justru berada di jalur air. Akhirnya tanaman tersebut justru mati dan satu bibit terbuang sia-sia.

Perawatan juga menjadi aspek vital. Saya melihat di area terbuka, banyak tanaman terlilit gulma-organisme yang seharusnya dibersihkan secara berkala-supaya pertumbuhannya tak terganggu.

Beberapa tanaman bekas hutan industri seperti eukaliptus ataupun akasia mangium juga masih saya dapati di area IKN. Penanggung jawab rehabilitasi harus mempertimbangkan karakter kedua spesies ini. Misalnya, cabang-cabang eukaliptus bisa mengganggu pertumbuhan tanaman. Sedangkan akasia mangium tergolong tanaman 'penyendiri' karena tidak bisa tumbuh berdampingan dengan tanaman berjenis lainnya.

Saya dan tim juga tak merekomendasikan kantong plastik (polybag) yang dibiarkan atau menjadi penanda tanaman. Jika dibiarkan, ratusan ribu bahkan jutaan kantong plastik justru mencemari kawasan hutan IKN.

Selain evaluasi dan saran praktis di atas, pemerintah juga perlu mempertimbangkan strategi lainnya seperti kolaborasi antarpihak, termasuk masyarakat sekitar untuk menanam tanaman asli Kalimantan yang diperkirakan mencapai 1.433 spesies.

Saya mengamati banyak masyarakat setempat yang juga membudidayakan tanaman asli dan dengan senang hati berbagi bibit untuk pemulihan hutan di IKN.

Pemberdayaan masyarakat bisa menumbuhkan banyak fasilitas perbenihan dan persemaian baru. Fasilitas ini yang sangat dibutuhkan untuk pemulihan hutan di daerah-daerah lainnya dengan jenis yang lebih beragam di seluruh Indonesia.

Pemerintah juga memerlukan penguatan kebijakan untuk mempercepat pemulihan hutan hujan tropis di IKN. Upaya mengembalikan kejayaan hutan hujan tropis sangat jarang dilakukan di dunia. Indonesia sudah merencanakannya sehingga proses dan pencapaiannya pasti menjadi contoh bagi praktik serupa di masa depan.

Konsep forest city di IKN merupakan ide cerdas sehingga kita tidak bisa menggunakan strategi yang biasa-biasa saja. Kita perlu lebih cerdas pula dalam merealisasikannya.The Conversation

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Jelang HUT RI, Pedagang Ben...

Laga Penentu Jalan Menuju Empat Besar

22 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Laga Penentu Jalan Menuju E...

Arsenal Siap Berburu Semua Gelar

37 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Arsenal Siap Berburu Semua ...
Olahraga
Payton II Jadi Kunci Kebang...
Olahraga
Pengalaman Fritz Hadapi Keb...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.