Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Siapkan Pendampingan, 32 Biksu Thudong Bakal Dikawal Sampai Perbatasan Kota Semarang

📅 Senin, 29 Mei 2023, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Siapkan Pendampingan, 32 Biksu Thudong Bakal Dikawal Sampai Perbatasan Kota Semarang Doc: ANTARA/Zuhdiar Laeis
Ket. Sebanyak 32 biksu "Thudong" atau yang melakukan ritual berjalan kaki dari Thailand ke Candi Borobudur, melakukan sembahyang bersama umat Buddha, di Vihara Adi Dharma, Semarang, Jateng, Ahad (28/5/2023).

Semarang - Siapkan pendampingan. Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah bakal mengawal perjalanan sebanyak 32 biksu yang melakukan ritual "Thudong" sampai ke perbatasan, yakni Ungaran, Kabupaten Semarang.

Para biksu yang melakukan ritual "Thudong" atau berjalan kaki dari Thailand menuju ke Candi Borobudur dalam rangka peringatan Waisak itu saat ini telah sampai di Kota Semarang.

"Kami akan kawal, berikan pendampingan sampai beliau-beliau di Ungaran, sampai perbatasan," kata Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, saat penyambutan biksu "Thudong" di Vihara Adi Dharma, Semarang, Ahadmalam.

Ita, sapaan akrab Hevearita juga akan menyiapkan pendampingan, termasuk fasilitas ambulans untuk mendampingi perjalanan para biksu tersebut.

"Kami tetap siap nanti jika diperlukan pendampingan-pendampingan, tadi juga membutuhkan ambulans akan kami siapkan. Yang penting beliau bisa lancar perjalanannya dan sampai di Candi Borobudur dengan selamat," katanya.

Saat ini, 32 biksu tersebut sudah berada di Vihara Adi Dharma Semarang, dan akan bermalam sebelum melanjutkan perjalanan keesokan hari.

"Ini ada di Vihara Adi Dharma, besok (29/5) mulai lagi start jam 5 (05.00 WIB). Beliau biksu Thudong ini mulai start, kemudian bermalam di Ambarawa, dan di Kota Magelang, baru ke Candi Borobudur," katanya.

Sementara itu, Ketua DPD Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Jawa Tengah Tanto Harsono menjelaskan bahwa 32 biksu Thudong itu masuk dari kawasan Tugu, atau perbatasan dengan Kabupaten Kendal.

Ia menjelaskan bahwa para biksu tersebut memiliki tujuan pertama di Kota Semarang, yakni Vihara Adi Dharma untuk melakukan upacara atau sembahyang sebelum beristirahat.

"Ini hari pertama memasuki Semarang dengan tujuan pertama di Vihara Adi Dharma, Widoharjo. Di vihara ada upacara simpel ya. Ada 32 bhante yang mengikuti ritual 'Thudong'," kataya.

Di Vihara Adi Dharma, umat Buddha juga memadati tempat ibadah tersebut untuk menyambut kedatangan 32 biksu tersebut, dan bersembahyang bersama.

Rencananya, kata dia, 32 biksu tersebut akan ke Gang Lombok, Bukit Wungkap Kasap Pudakpayung, Banyumanik tempat Vihara 2500 Buddha Jayanti, dan dilanjutkan ke Ambarawa.

"Besoknya lagi, dari Ambarawa ke Magelang lewat jalan provinsi," demikianTanto Harsono .

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.