Tahun Ini, 13 Ruas Tol Baru Ditargetkan Selesai
Jumat, 26 Mei 2023, 09:06 WIBJAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) fokus menyelesaikan pembangunan jalan tol untuk meningkatkan konektivitas multimoda bagi pelayanan sistem logistik nasional yang lebih efisien. Langkah tersebut dimaksudkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing.
Untuk itu, pembangunan jalan tol dikaitkan dengan pengembangan kawasan-kawasan produktif, seperti kawasan industri, pariwisata, bandara, pelabuhan untuk meningkatkan kelancaran logistik. Direktur Jalan Bebas Hambatan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Triono Junoasmono mengatakan, penyelesaian pembangunan jalan tol dilaksanakan secara bertahap dari tahun ke tahun.
Pembangunan jalan tol hingga 2014 sepanjang 790 km dan dilanjutkan pada periode 2015-2019 telah berhasil menyelesaikan sepanjang 1.298 kilometer (km), termasuk tersambungnya Tol Trans Jawa dan dimulainya Tol Trans Sumatera sebagai tulang punggung perekonomian nasional.
"Pada periode 2020-2024, target pembangunan jalan tol sepanjang 1.367 km dapat terwujud, dimana dari 2020 hingga Mei 2023, telah selesai sepanjang 535,5 km dan akan menyusul 309,78 km jalan tol baru yang tersebar di 13 ruas hingga akhir tahun 2023 mendatang," kata Triono di Jakarta, Kamis (25/5).
Selesai Konstruksi
Triono menyebutkan beberapa ruas tol yang telah beroperasi pada Januari-Mei 2023 yakni jalan tol Semarang - Demak (Seksi 2 Sayung - Demak: 16,01 km), Becakkayu (Seksi 2A Jakasampurna - Kayuringin: 4,88 km) dan Cinere - Jagorawi (Seksi 3A Kukusan - Krukut: 3,5 km).
"Ditargetkan total panjang jalan tol yang selesai konstruksi/ fungsional dan operasional hingga 2024 seluruhnya mencapai 3.455 km," ujarnya.
Sedangkan untuk ruas baru yang ditargetkan akan beroperasi hingga akhir 2023 adalah Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan seksi 4-6 (28,2 km), Tol Ciawi Sukabumi seksi 2 (11,9 km), Tol Cibitung-Cilincing seksi 4 (7,7 km), Tol Cimanggis-Cibitung seksi 2 (23,01 km), Tol Serpong-Cinere seksi 2 (3,6 km), Tol Sigli-Banda Aceh seksi 5-6 (13,2 km).
"Selanjutnya yakni Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat seksi 1-2 (38,45 km), Tol Pasuruan-Probolinggo seksi 4A (8,57 km), Tol Jakarta-Cikampek II Selatan paket 3 (31,25 km), Tol Serpong-Balaraja seksi 1B (5,4 km), Tol Kisaran-Tebing Tinggi (47,6 km), dan Tol Binjai-Langsa (26,2 km) serta Simpang Indralaya-Prabumulih (64,7 km)," kata Triono.
- infrastruktur
- Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)
- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)
- Badan Usaha Jalan Tol (BUJT)
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Agen Imigrasi AS Menangkap Balita Perempuan Minnesota Berusia Dua Tahun
-
Kejari Kota Kupang Tetapkan Komisaris Utama BPR Christa Jaya Tersangka Baru
-
Antisipasi Kepadatan di Pelabuhan Merak dan Bakauheni, Kemen PU-BUJT Siapkan Buffer Zone di Jalan Tol
-
DPR Tegaskan Pemerintah dan BUJT Harus Pastikan Kesiapan Tol Trans Sumatra Sebelum Mudik
-
Kamboja Bersih-bersih Lebih dari 2.000 WNA Sindikat Penipuan
-
PM Kamboja Tuding Thailand Duduki Wilayahnya
-
Pemprov DKI Tambah 10.000 Bus Transjakarta hingga 2029
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.