Dialogue Series agar Mahasiswa Memahami SDGs

Minggu, 21 Mei 2023, 00:28 WIB

YOGYAKARTA - Gender adalah tentang hubungan yang tidak setara antara laki-laki dan perempuan yang diciptakan oleh dan di dalam masyarakat serta dapat diubah. Kesetaraan gender mengacu pada hak, tanggung jawab, dan kesempatan yang sama antara perempuan dan laki-laki.

Implikasinya adalah minat, kebutuhan dan prioritas antara laki-laki dan perempuan menjadi bahan pertimbangan dalam mengenal keragaman perbedaan antara pria dan wanita. Women in Tourism Indonesia (WTID) bercita-cita untuk berpromosi kesetaraan gender yang selaras dengan SDGs dan menginspirasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perempuan berpartisipasi dalam sektor pariwisata Indonesia.

Ket. Foto: SDGs Dialogue Series di Gedung Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). — Sumber: Istimewa

Demikian dikatakan Co-Founder WITD Anindwitya Rizqi Monica dalam SDGs Dialogue Series di Gedung Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sabtu (20/5).

Menurut siaran persnya, Monica mengatakan ada tiga isu besar tentang gender dan pariwisata yaitu proses pariwisata dan masyarakat yang diatur oleh hubungan gender, hubungan gender dari waktu ke waktu menginformasikan tentang ekonomi, politik, sosial, budaya, dimensi lingkungan dari semua masyarakat yang terlibat di dalamnya serta masalah kekuasaan, kontrol, kesetaraan diartikulasikan melalui hubungan ras, kelas dan gender dalam praktik pariwisata.

"Masalah bagi perempuan yang bekerja dalam sektor pariwisata di antaranya upa dan jaminan pekerjaan, beban kerja ganda, akses pada pendidikan dan peningkatan keterampilan serta pekerja yang tidak dibayar," papar Monica.

Hanya 0,3% universitas & institusi pariwisata yang mencantumkan 'gender dan pariwisata' sebagai mata pelajaran mereka. Selain itu minimnya perempuan dalam peluang jejaring UMKM pariwisata serta tidak ada akses/platform yang menyediakan pelatihan bagi perempuan di pariwisata/UMKM.

Menurut Monica untuk meningkatkan peran serta dalam pariwisata, perempuan mengikuti kursus untuk belajar keterampilan bisnis dasar seperti pembukuan, pemasaran, dan berbicara bahasa Inggris. Juga mendorong partisipasi dari siswa perempuan dan lulusan studi kualifikasi pariwisata.

Selain itu ada pelatihan dan pengembangan ceruk pasar. Memperluas dan mendiversifikasi akses pasar perempuan serta perdagangan yang adil untuk produk pariwisata mereka, layanan melalui teknologi digital dan memfasilitasi suara perempuan di masyarakat dan pengambilan keputusan rumah tangga.

Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari MIPA Road To Scientific Paper (MARS) #10 yang merupakan gelaran dari Unit Kegiatan Mahasiswa Kelompok Studi Ilmiah MIPA Saintis (KSI MIST).

Menurut Ketua Panitia MARS Sir Hutammi Limandari, kegiatan bertema 'Realizing an Agent of Change in The Improvement of Scientific and Technology Innovation to Resolve The Global SDGs Issues' ini merupakan forum inisiatif untuk belajar tentang SDG's melalui pengalaman dialog antara pembicara yang ahli dalam bidangnya untuk membahas tentang topik dan peristiwa paling signifikan saat ini.

"Mahasiswa mempunyai peran besar dalam mewujudkan SDGs yaitu melalui perannya sebagai agent of changes. Ke depannya mahasiswa diharapkan dapat membawa perubahan dunia ke arah yang lebih baik," kata Hutammi, Sabtu (20/5).

SDGs adalah agenda pembangunan dunia yang bertujuan kesejahteraan manusia dan planet bumi. Pada tahun 2015, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengesahkan istilah Sustainable Development Goals (SDGs) yang di tingkat global memiliki 17 tujuan, 169 sasaran, serta 241 indikator.

SDGs tersebut mencakup dimensi sosial, ekonomi, lingkungan, serta hukum dan tata kelola yang diharapkan tercapai pada tahun 2030.

Pembicara lain dalam SDGs Dialogue Series ini adalah Co-Founder PT. RWE Bhinda Muhammad Hafidullah yang menyampaikan sosiopreneur merupakan gabungan dari lembaga sosial dan entrepreneur. Lembaga sosial bermotif menolong sedangkan entrepreneur berorientasi bisnis.

"Gabungan keduanya itulah merupakan orientasi sosial berbasis bisnis," kata Muhammad Hafidullah.

Dia mengungkapkan, sosiopreneur ini pernah diterapkan dengan agenda mengunjungi kawasan kumuh di Jakarta. Mayoritas konsumen tour ini adalah para bule yang penasaran dan ingin membuktikan ketimpangan sosial di Jakarta dan mereka juga diperbolehkan berinteraksi dengan warga setempat.

Social impactnya, separuh dari tour fee didonasikan untuk warga pemukiman kumuh yang dikunjungi. Jadi para peserta tour terpuaskan rasa keingin-tahuannya tentang bagaimana sebenarnya kondisi lingkungan kumuh di Jakarta, di sisi lain warga di lingkungan kumuh tentu mendapatkan manfaat ekonomis dari bagi hasil dari tour.

Padahal, biaya tour relatif tidak bisa dikatakan murah, yakni 50 dollar AS. Ini merupakan problem sosial yang diberikan solusi sehingga dapat memberdayakan masyarakat. Disinilah waktunya mahasiswa mengambil bagian dalam kegiatan ber-SDGs.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

Berita Terbaru

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

Labuan Bajo Normal Pascagempa NTT, Kemenpar Minta Aktivitas Wisata Utamakan Keselamatan

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.