Program Bertani pada Anak Sejak Dini Dikembangkan Pemkab Ciamis
Jumat, 19 Mei 2023, 20:59 WIBCIAMIS - Pemerintah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat mendukung pengembangan program masyarakat Kecamatan Rancah yang mengajarkan anak bertani sejak dini.
"Program Anjani Merakit Gamis kepanjangan dari Ajarkan Anak Sejak Dini Bertani Menuju Rancah Bangkit untuk Ciamis Agraris, dalam rangka mendongkrak perekonomian di sektor pertanian," kataBupati Ciamis Herdiat Sunarya saat tanam padi perdana inovasi Anjani Merakit Gamis di Desa Janggalaharja, Kecamatan Rancah, Ciamis, Jumat.
Ia menyampaikan program tersebut layak diterapkan di seluruh daerah Ciamis agar anak-anak, khususnya dari kalangan pelajar bisa memahami dan mengetahui secara dini tentang keistimewaan sektor pertanian.
Kegiatan program itu, kata dia, melibatkan pelajar tingkat sekolah dasar di lingkungan Kecamatan Rancah yang layak diapresiasi dan dikembangkan di daerah lain seluruh kecamatan di Kabupaten Ciamis.
"Ini merupakan inovasi, gagasan yang sangat luar biasa, mudah-mudahan Anjani Merakit Gamis ini bisa dikembangkan dari Rancah untuk Ciamis," katanya.
Inovasi, katanya digagas Pemerintah Kecamatan Rancah sebagai upaya mengenalkan dan menanamkan tentang pentingnya pertanian sebagai penopang pangan, khususnya di Kabupaten Ciamis.
Bupati menyampaikan setuju dan mendukung program di Kecamatan Rancah karena memiliki nilai manfaat yang nanti bisa diterapkan juga di daerah lain.
"Apalagi di Kabupaten Ciamis ini tanahnya subur, air melimpah, tentu ini bisa dimanfaatkan dan dikembangkan oleh para generasi muda saat ini," katanya.
Ia berharap inovasi yang dilakukan di Rancah bisa berkelanjutan karena produknya cukup berdampak positif dalam mendongkrak perekonomian masyarakat di sektor pertanian.
"Tentu pemerintah daerah akan senantiasa mendukung baik dari segi moril maupun materiil bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang pertanian," katanya.
Camat Rancah Agus Susilo menambahkan, inovasi program Anjani Merakit Gamis berawal dari rasa prihatin kepada generasi muda yang mulai melupakan pertanian, sehingga diputuskan untuk membuat program tersebut yang diawali sasarannya kalangan pelajar tingkat SD.
"Sekarang baru di tingkat SD, ke depannya tingkat SMP dan SMA akan kami ikut sertakan," katanya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Inspektorat Bogor Fokus Audit Desa Jelang Pilkades Serentak 2027
-
Putri KW Andalan di Tunggal Wanita All England
-
Tiga Pegawai SPBU di Cipinang Jadi Korban Dugaan Penganiayaan Oknum Aparat
-
Pengelompokan Pangan Strategis Mudahkan Antisipasi Gejolak
-
Jakarta Utara Dikepung Genangan Air, Pengendara Motor Diizinkan Polisi Lewat Jalan Tol
-
Menag: Indonesia Jadi Negara Pertama Bangun Kampung Haji
-
Indonesia Masters, Bisa Apa Pebulu Tangkis Tuan Rumah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.