Pasar Bakal 'Wait and See'
Rabu, 03 Mei 2023, 09:42 WIBJAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat terbatas, hari ini (3/5). Pergerakan IHSG akan dipengaruhi sentimen wait and see atau menunggu pelaku pasar terhadap hasil rapat dewan kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed pada 2-3 Mei.
Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Rabu (3/5), secara teknikal berpeluang menguat dalam jangka pendek dengan area support di level 6.735, sementara resistance pada level 6.971.
Sebelumnya, IHSG BEI, Selasa (2/5) sore, ditutup melemah seiring dengan meningkatnya risiko pasar terhadap munculnya kembali krisis perbankan di Amerika Serikat (AS). IHSG ditutup melemah 52,42 poin atau 0,76 persen ke posisi 6.863,30. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 6,14 poin atau 0,64 persen ke posisi 955,60.
"Sentimen negatif market hari ini karena dipicu oleh peningkatan risiko pasar terhadap munculnya lagi isu krisis perbankan Amerika, dimana kali ini First Republic Bank menjadi bank terbaru asal AS yang berpotensi collapse, sehingga membuat JP Morgan melakukan langkah akuisisi terhadap bank tersebut agar efeknya tidak menjalar lebih lanjut ke sistem perbankan," ujar Research & Consulting Manager Infovesta Utama Nicodimus Kristiantoro di Jakarta.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Kemenkum: Penggunaan Lagu Tema Ajang Olahraga Wajib Patuhi Hak Cipta
-
IHSG Sepanjang 2026 Ambles 30 Persen Lebih, Gejolak Global Guncang Kepercayaan Investor
-
IHSG Hari Ini Menguat Mengikuti Bursa Asia dan Global
-
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat, Pasar Cermati Arah Moneter Global di Tengah Konflik AS-Iran
-
Alarm Pasar Saham: IHSG Anjlok Nyaris 20% Sepanjang 2026
-
IHSG Hari Ini Berpotensi Volatil di Tengah Sikap Wait and See Pertemuan The Fed
-
Rockets Tahan Laju Lakers, Spurs di Ambang Lolos Berkat Aksi Impresif Wembanyama
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.