- Home
-
- Luar Negeri
-
- Hengkang dari Google, 'God...
Hengkang dari Google, 'Godfather of AI' Beri Peringatan Soal Bahayanya Teknologi Ini
Selasa, 02 Mei 2023, 15:41 WIBWASHINGTON - Seorang ilmuwan komputer yang sering dijuluki "Bapaknya Kecerdasan Buatan" telah berhenti dari pekerjaannya di Google untuk berbicara tentang bahaya dari teknologi tersebut, media AS melaporkan, Senin (1/5).
Geoffrey Hinton, yang menciptakan teknologi dasar untuk sistem AI, mengatakan kepada The New York Times bahwa kemajuan yang dibuat di lapangan menimbulkan "risiko besar bagi masyarakat dan kemanusiaan".
"Lihatlah bagaimana lima tahun lalu dan sekarang," katanya seperti dikutip dalam artikel yang diterbitkan pada Senin.
"Ambil perbedaannya dan sebarkan ke depan. Itu menakutkan."
Hinton mengatakan, persaingan antara raksasa teknologi mendorong perusahaan-perusahaan itu untuk merilis teknologi AI baru dengan kecepatan yang berbahaya, mempertaruhkan pekerjaan, dan menyebarkan informasi yang salah.
"Sulit untuk melihat bagaimana Anda dapat mencegah aktor jahat menggunakannya untuk hal-hal buruk," katanya kepada Times.
Pada 2022, Google dan OpenAI - perusahaan rintisan di balik chatbot AI ChatGPT yang populer - mulai membangun sistem menggunakan jumlah data yang jauh lebih besar daripada sebelumnya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: CNA
Berita Terkait:
-
Tiongkok-Indonesia Jalin Kerja Sama AI dan Maritim, Teknologi Jadi Senjata Baru!
-
Bendera Merah Putih Terbentang Sepanjang 180 Meter di Bendung Gerak Babat
-
Dituding Langgar Hak Cipta Besar-besaran, Anthropic Digugat Sony dan Warner Music
-
AI Gerus 268 Ribu Kerja Anak Muda Korsel, CORE: RI Wajib Antisipasi Sekarang
-
PBB Peringatkan AI Tingkat Lanjut Dapat Menjadi Ancaman bagi Umat Manusia
-
Taman Robot Galaxy Dibuka di Korea Selatan, Ada Pertunjukan K-pop Bertenaga Robot AI
-
Bukan Cuma Jago Pakai AI! Polresta Cilacap Bekali Siswa SMAN 1 Kroya Agar Tak Tertipu Hoaks
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.