Perkuat Koordinasi, BPBD Agam Mendata Kerusakan Bangunan Dampak Gempa Bumi
Selasa, 25 Apr 2023, 07:57 WIBLubukbasung - Perkuat koordinasi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat mengerahkan personel untuk mendata kerusakan bangunan dampak dari gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,3 mengguncang Kabupaten Kepulauan Mentawai, Selasa (25/4) pukul 03.00 WIB.
"Satgas dan Pusdalops melakukan pendataan bangunan rusak mulai rumah milik warga, bangunan pemerintah dan lainnya," kata Kepala Pelaksana BPBD Agam, Bambang Warsito di Lubukbasung, Selasa.
Ia mengatakan, berdasarkan hasil koordinasi dengan camat, wali nagari atau kepala desa adat dan lainnya belum ada dampak dari gempa bumi yang berpotensi tsunami itu.
Ini merupakan kondisi sementara yang didapat, karena masih gelap dan kesulitan untuk mendata.
Namun Satgas dan Pusdalops terus melakukan koordinasi dengan 16 camat untuk mendata kerusakan bangunan.
"Saat ini kita masih mendata kerusakan dampak dari gempa bumi tersebut," katanya.
Ia mengakui, gempa bumi tersebut sangat dirasakan warga Agam, sehingga mereka berhamburan keluar rumah.
Sebagian warga yang tinggal di sepanjang garis pantai Kecamatan Tanjungmutiara, mengungsi ke daerah lebih aman di Sungai Nibuang, Cacang dan lainnya.
Mereka mengungsi karena adanya informasi potensi tsunami yang beredar di media sosial.
Sementara peringatan dini tsunami hanya di Sumatera Utara dan potensi tsunami tersebut telah dicabut BMKG beberapa jam setelah gempa bumi.
Namun Bambang mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan gempa bumi susulan dengan cara keluar rumah saat gempa bumi.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kamis (11/6) Pagi Harga Emas UBS, Antam, dan Galeri24 di Pegadaian Turun
-
Winongo Naik Kelas, Yogyakarta Siapkan Festival Seni Budaya Jadi Agenda Tahunan
-
Pertumbuhan Arus Peti Kemas Internasional Tembus 11%, Sinyal Positif bagi Ekonomi Indonesia
-
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan, Ini Respons Kapolri
-
Walkot Farhan Wanti-wanti BPBD Bandung Akan Potensi Cuaca Ekstrem di Musim Kemarau
-
Pariwisata RI Makin Bergairah! Sebanyak 1,25 Juta Wisman Datang dalam Sebulan
-
Gizi Anak Korban Bencana Terancam, PP Aisyiyah Dorong Revisi Panduan Darurat Nasional
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.