Jangan Lupa Jaga Kesehatan, Aktivitas Fisik dan Gizi Seimbang Jaga Tetap Sehat Selama Idul Fitri

Senin, 24 Apr 2023, 05:12 WIB

Banjarbaru - Jangan lupa jaga kesehatan. Pakar Kesehatan dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Prof Dr dr Syamsul Arifin mengatakan melakukan aktivitas fisik dan konsumsi makanan dengan gizi seimbang sangat disarankan dalam menjaga tetap sehat selama libur panjang Idul Fitri 1444 Hijriah.

"Momen libur dari rutinitas pekerjaan bukan berarti kita hanya malas-malasan apalagi sampai makan seenaknya tanpa kontrol kesehatan diri," kata dia di Banjarbaru, Minggu.

Untuk aktivitas fisik, Syamsul menjelaskan dapat dilakukan dengan olahraga ringan selama 30 menit setiap hari dengan menggerakkan tubuh yang akan meningkatkan pengeluaran tenaga dan pembakaran energi.

"Kalau tidak kuat joging, cukup berjalan menaiki dan menuruni tangga seperti jalan biasa atau bisa juga push-up dan sit-up di rumah," ujar Guru Besar Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran ULM ini.

Kemudian waktu istirahat yang cukup juga penting diterapkan sesuai usia dari seseorang agar kondisi fisik dan psikis tetap prima.

Pada orang dewasa, beberapa orang mungkin membutuhkan jam tidur sebanyak minimal enam jam atau maksimal 10 jam setiap harinya.

Sedangkan orang lanjut usia membutuhkan antara tujuh hingga delapan jam tidur setiap harinya.

Terkait gizi seimbang, Syamsul menyebut dapat diartikan pula diet seimbang yaitu konsumsi makanan mengandung 50 hingga 60 persen karbohidrat, 12 hingga 20 persen protein dan 30 persen lemak.

Di Indonesia ada juga kampanye mengenai gizi seimbang yang bernama "Isi Piringku" yang terdiri dari setengah dari piring seseorang harus terdiri dari buah dan sayuran serta setengah lainnya harus terdiri dari biji-bijian dan protein.

Direkomendasikan pula untuk menyertai setiap makan dengan satu porsi produk susu rendah lemak atau sumber nutrisi lain yang ditemukan dalam produk susu.

Di sisi lain, hal yang merusak kesehatan juga wajib dihindari seperti merokok atau sekadar menghisap asap rokok dari orang lain karena bisa memicu meningkatkan resiko kanker, serangan asma, masalah paru-paru, infeksi tenggorokan dan mata.

Begitu juga minuman beralkohol menimbulkan penyakit serius seperti tukak lambung, kerusakan pada hati, hingga komplikasi gangguan psikiatri berat.

"Jangan dilupakan pandemi masih ada, di masa transisi sekarang protokol kesehatan tetap harus dijalankan minimal cuci tangan pakai sabun dan penggunaan masker terutama jika pada kerumunan banyak orang," kata pria yang menjabat Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya ini.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.