Catatan Kandang Tak Untungkan Inter
Rabu, 19 Apr 2023, 06:50 WIBMILAN - Inter Milan berada di ambang lolos ke semifinal Liga Champions untuk pertama kalinya sejak terakhir kali menjadi juara, 13 tahun lalu. Tapi semuanya tidak baik-baik saja, jelang kunjungan Benfica. Kemenangan 2-0 yang luar biasa pekan lalu di Lisbon memberi Inter peluang besar untuk menyiapkan pertandingan empat besar sesama klub asa Italia melawan Napoli atau rival lokal AC Milan. Keduanya adalah tim yang lebih baik dari Inter musim ini.
Namun dilihat dari performa di kompetisi domestik, Inter seharusnya tidak mendekat ke semifinal, apalagi memiliki harapan untuk lolos ke final Liga Champions musim ini. Inter telah kalah lebih dalam sepertiga pertandingan Serie A musim ini, terakhir takluk 0-1 dari Monza akhir pekan lalu. Kekalahan itu menjadi yang ke-11 dalam 30 pertandingan.
Kemenangan di kandang Benfica adalah satu-satunya kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir. Setelah bersaing memperebutkan gelar hingga hari terakhir musim lalu, Inter kini berada di luar posisi empat besar. Dia tertinggal 24 poin dari pemuncak klasemen Napoli dan dua poin di belakang AC Milan yang berada di urutan keempat.
Lebih buruk lagi, mereka telah kalah dalam tiga pertandingan kandang terakhir tanpa mencetak gol. Rata-rata Inter mencetak kurang dari satu gol per pertandingan di paruh kedua liga musim ini. Penyerang andalan Inter, Lautaro Martinez belum mencetak gol sejak 5 Maret dalam kemenangan terakhir timnya di Serie A atas Lecce. Rekannya sesama penyerang bahkan lebih buruk.
Edin Dzeko belum menjaringkan bola sejak mencetak gol di Piala Super Italia melawan Milan 18 Januari dan paceklik gol Joaquin Correa telah terjadi sejak akhir Oktober. Sementara itu, Romelu Lukaku mengalami mimpi buruk kembali ke Inter. Dia hampir pasti akan dikirim kembali ke Chelsea di bursa transfer musim panas. Dia gagal menemukan kembali performa yang membuatnya membantu Inter merebut Scudetto dan idola dua musim lalu.
Penyerang asal Belgia itu hanya mencetak tiga gol dari permainan terbuka sepanjang musim, empat gol lainnya di semua kompetisi datang dari titik penalti. "Sejak jeda tengah musim kami tidak berada di level normal kami. Selama 16 bulan kami adalah lini serangan terbaik di negara ini dan sekarang kami tidak cukup tenaga untuk mencetak gol," ujar pelatih Inter Simone Inzaghi.
Inter adalah tim Italia pertama yang mengalahkan Napoli musim ini di pertandingan pertama setelah Piala Dunia. Inter bersinar dalam derby baru-baru ini dengan Milan, mengalahkan rival lokal mereka 3-0 di Piala Super di Arab Saudi sebelum memenangkan derby Serie A di awal Februari. ben/AFP/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Penting untuk Manajemen Waktu
-
FIFA Pertimbangkan Piala Dunia 2030 dengan 64 Tim
-
Bank Indonesia Dorong Penyaluran KUR Bali Fokus ke Pertanian dan Industri Pengolahan
-
PLN Dukung Transisi Energi Berkelanjutan melalui Stimulus Diskon bagi Pengguna Kendaraan Listrik
-
Irsyad Maulana Resmi Kembali ke Semen Padang, Rui Rampa Jadi Bek Anyar
-
Penjualan Pertamax Green Lampaui Target, Iwan Bule Tinjau Langsung SPBU di Semarang
-
Istana: Penting, Posisi Dubes RI untuk AS Jadi Perhatian Presiden
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.