Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Generasi Z Didorong Jadi Enterpreneur Muda

📅 Minggu, 16 Apr 2023, 11:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Generasi Z Didorong Jadi Enterpreneur Muda Doc: istimewa
Ket. Suasana berlangsungnya Sanubari Talkshow: “Menjadi Entrepreneur Muda” yang selenggarakan pada pekan kemarin di Medialand Tower, Kuningan, Jakarta Selatan.

JAKARTA - Generasi Z (Gen Z) didorong untuk mengembangkan bisnis agar anak muda Indonesia semakin banyak yang menjadi entrepreneur. Hal itu menjadi poin utama dalam Sanubari Talkshow bertema "Menjadi Entrepreneur Muda" secara offline pada Kamis (13/4) di Medialand Tower, Kuningan, Jakarta Selatan, pekan kemarin.

Talkshow ini dihadiri oleh 50 siswa Gen-Z yang masih duduk di bangku SMP dan SMA dari 5 panti asuhan di wilayah Jakarta. Sepuluh siswa di antaranya merupakan penyandang disabilitas.

Menggandeng Tommy Kurniawan sebagai pemilik UMKM Benangmerah.co dan Muhammad Ikhwan Toriqo pemilik UMKM Dekardekor yang juga merupakan salah satu pemenang Sanubari Business Plan Competition 2022, perusahaan logistik SiCepat sebagai penyelenggara acara berbagi ilmu dan pengalaman berbisnis untuk memotivasi para siswa dalam menggali potensi bisnis sebagai bekal menjadi entrepreneur masa depan.

Dalam pidato pembukanya, Wiwin Dewi Herawati, Chief Marketing & Corporate Communication Officer (CMCCO) SiCepat Ekspres menyampaikan, program Sanubari merupakan komitmen jangka panjang yang dijalankan SiCepat Ekspres sejak Juli 2022 dalam mendukung UMKM maupun calon UMKM untuk bisa berdaya membangun bisnis.

"Setelah sukses menyelenggarakan webinar series Sanubari di tahun lalu, kami kembali mengajak masyarakat khususnya generasi muda untuk bersinergi dalam membangun ekosistem UMKM Digital Indonesia," ungkapnya.

Kata dia, melalui Sanubari Talkshow kali ini, pihaknya menargetkan audiens Gen-Z untuk berbagi ilmu dan pengalaman membangun bisnis dari para expert. "SiCepat ingin generasi muda Indonesia bisa memanfaatkan kemudahan akses dan informasi yang kita miliki saat ini sebagai bekal membangun bisnis, menghadapi tantangan, dan menjawab kebutuhan pasar melalui kreatifitas dan inovasi," jelas Wiwin.

Wiwin menambahkan, Sanubari Talkshow ini menjadi pembuka dari rangkaian kegiatan program Sanubari yang akan dijalankan oleh SiCepat sepanjang 2023. Tak hanya edukasi melalui seminar dan talkshow, program Sanubari juga akan hadir dalam bentuk pelatihan yang lebih mendalam untuk mendukung pengembangan skill UMKM, kompetisi bisnis, dan program stimulus lainnya.

Program UMKM Sanubari SiCepat Ekspres telah berhasil menggandeng lebih dari 3.000 UMKM dalam rangkaian webinar series yang telah berjalan pada periode Juli-November 2022 lalu dan memberikan dana bantuan usaha kepada 10 pemenang kompetisi Sanubari Business Plan Competition 2022.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.