Pentingnya Konsumsi Buah Kaya Air Bantu Penuhi Cairan Tubuh Selama Puasa, Ini Penjelasannya
Rabu, 12 Apr 2023, 14:54 WIBKekurangan cairan tubuh menjadi kondisi yang kerap dialami sebagian orang selama berpuasa. Nyatanya, kondisi tersebut bisa memicu sejumlah masalah kesehatan, sehingga penting untuk memenuhi cairan tubuh selama berpuasa.
Ahli gizi dan dosen di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Esa Unggul Nazhif Gifari menjelaskan, salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan cairan saat berpuasa adalah dengan mengonsumsi buah-buahan yang mengandung banyak air.
"Tentu sangat banyak manfaatnya kalau mengonsumsi buah saat puasa. Karena pada dasarnya, konsumsi air kita tetap harus sama, (yaitu) delapan gelas," kata Nazhif, dikutip dari Antara, Rabu (12/4).
Sejumlah buah yang mengandung kadar air tinggi antara lain, seperti melon, pepaya, semangka, pir dan apel. Selan kaya akan air, buah-buah tersebut juga mengandung vitamin, antara lain vitamin A, vitamin B, dan vitamin C.
Selain itu, sejumlah buah tersebut juga mengandung mineral berupa kalium, kalsium dan magnesium. Adapun kandungan tersebut sangat bermanfaat bagi tubuh terutama ketika berpuasa.
"Jadi, buah penting juga dikonsumsi saat sahur atau berbuka," ujar Nazhif.
Nazhif menganjurkan, saat sahur untuk mengonsumsi buah beberapa saat sebelum waktu imsak, setelah makan makanan berat. Buah yang memiliki kadar air tinggi cocok dikonsumsi saat sahur supaya seseorang tidak cepat merasa haus ketika seharian berpuasa.
Ia juga menyarankan untuk mengonsumsi buah terlebih dahulu ketika berbuka puasa guna menetralisir asam lambung dan menggantikan kebutuhan gula alami pada tubuh. Salah satu buah yang bisa dikonsumsi ketika berbuka puasa adalah kurma karena mengandung gula alami, yang bermanfaat bagi tubuh setelah berpuasa.
Meskipun seluruh buah memiliki manfaat yang baik untuk tubuh, namun, ada beberapa buah yang sebaiknya dibatasi ketika berbuka puasa. Buah-buahan tersebut adalah yang mengandung gas seperti durian dan nangka.
"Kalau di es buah mungkin sudah dipotong kecil-kecil. Tapi, kalau kita makan banyak, itu juga bersifat gas. Kemudian mangga muda yang masih asam. Takutnya nggak nyaman di perut," tutur Nazhif.
Redaktur: Fiter Bagus
Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi
Berita Terkait:
-
Wajib Tahu! Kurang Tidur di Usia 40-an dan 50-an Bisa Meningkatkan Risiko Alzheimer di Kemudian Hari
-
Penemuan 56 Spesies Tumbuhan Langka di Kebun Raya Banua Kalsel
-
Line Up Synchronize Fest 2026 Fase 1: Daftar 17 Musisi dan Jadwal Festival
-
Seorang Jamaah Haji Asal Lebak Wafat di Makkah Saat Hendak Berwudhu
-
Puluhan Warga Terjaring Razia Busana Ketat di Aceh Barat
-
Perut Anda Buncit? Jalan Kaki 10 Menit Sehabis Makan Solusinya!
-
OpenAI Rilis Fitur Health di ChatGPT, Terhubung ke Apple Health dan Rekam Medis
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.