- Home
-
- Luar Negeri
-
- Semoga Perang segera Berak...
Semoga Perang segera Berakhir, Uni Eropa dan Prancis Dorong Tiongkok Bantu Atasi Krisis Ukraina
Jumat, 07 Apr 2023, 05:30 WIBBeijing - Semoga perang segera berakhir. Uni Eropa dan Prancis mendorong Tiongkok agar bisa berperan aktif dalam membantu mengatasi krisis di Ukraina.
Hal itu mengemuka dalam pertemuan trilateral Presiden Tiongkok Xi Jinping, Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen di Beijing, Kamis.
Dalam kesempatan tersebut, von der Leyen dan Macron membicarakan krisis Ukraina sesuai dengan perspektif Eropa. Namun, mereka sepakat bahwa Tiongkok bukan negara yang menciptakan situasi krisis di Ukraina.
Justru mereka mengapresiasi upaya Tiongkok dalam mendukung penyelesaian politis dan berharap agar Tiongkok lebih berperan aktif membantu penyelesaian krisis Ukraina, demikian hasil pertemuan trilateral yang dirilis Kementerian Luar Negeri Tiongkok (MFA).
UE dan Prancis siap bekerja sama dengan Tiongkok dalam mencari cara yang tepat untuk memfasilitasi pembicaraan damai.
Xi dalam pertemuan tripartit tersebut menekankan bahwa Tiongkok secara independen mengambil posisi yang wajar terhadap krisis Ukraina.
Posisi Tiongkok, lanjut Xi, mendukung pembicaraan damai dan meminta para pihak tetap tenang dan rasional.
Yang paling mendesak untuk dilakukan adalah gencatan senjata dan menentang tindakan yang semakin memperburuk situasi, kata Xi.
Pemimpin tertinggi Partai Komunis Tiongkok (CPC) itu juga menegaskan bahwa krisis Ukraina bukan persoalan utama antara Tiongkok dan UE.
"Tiongkok akan tetap mendukung upaya UE untuk melakukan pendekatan dan rencana penyelesaian politis dalam mengatasi krisis Ukraina," kata Xi didampingi Direktur Kantor Urusan Luar Negeri CPC Wang Yi dan Menlu Qin Gang.
Desakan terhadap Tiongkok terkait krisis Ukraina tersebut dilatarbelakangi oleh kedekatan Tiongkok dengan Rusia.
Pemimpin Tiongkok juga sejauh ini belum merespons permintaan pemimpin Ukraina untuk bertemu secara bilateral terkait konflik Ukraina dengan Rusia yang sudah berlangsung lebih dari satu tahun.
Berita Terkait:
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Monsta X Siap Guncang Jakarta lewat Tur Dunia 2026
-
Universitas Hasanuddin Terima 3.489 Calon Mahasiswa Baru Lewat SNBP 2026
-
Trump Ingin Tiongkok Belanja Lebih Banyak Energi dari AS
-
Lidah Warga Tiongkok Mulai Jatuh Hati pada Makanan Olahan RI
-
Kemenekraf Sediakan Kanal Pengaduan bagi Pelaku Ekonomi Kreatif
-
Lagi, Anggota Politbiro Tiongkok Diselidiki Lembaga Pengawas Antikorupsi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.