Laju Kenaikan Suku Bunga oleh Bank-bank Sentral Global Berlanjut

Rabu, 05 Apr 2023, 00:00 WIB

LONDON - Laju kenaikan suku bunga oleh bank-bank sentral utama negara maju dan berkembang berlanjut pada Maret meskipun skala kenaikannya agak berkurang karena gejolak di sektor perbankan mengaburkan prospek pertumbuhan global.

Pada Maret dapat dilihat enam kenaikan suku bunga di delapan pertemuan oleh bank-bank sentral yang mengawasi 10 mata uang yang paling banyak diperdagangkan.

Ket. Foto: The Fed — Sumber: ISTIMEWA

Seperti dikutip dari Antara, pembuat kebijakan di Australia, Swiss, Norwegia, dan Inggris bergabung dengan Federal Reserve AS dan Bank Sentral Eropa dalam menaikkan suku bunga utama dengan total 200 basis poin (bps). Pembuat kebijakan di Jepang dan Kanada mempertahankan suku bunga tidak berubah.

Ini mengikuti enam kenaikan suku bunga yang memberikan peningkatan 250 basis poin dalam enam pertemuan oleh bank-bank sentral G10 pada Februari.

Timbulkan Kekhawatiran

Maret adalah roller coaster bagi pasar dan pembuat kebijakan, dengan ekspektasi yang meningkat bahwa suku bunga Federal Reserve AS dapat mencapai puncaknya pada 6,0 persen, sebelum ambruknya sejumlah bank AS dan krisis Credit Suisse yang mengguncang pasar global, menimbulkan kekhawatiran atas stabilitas keuangan dan prospek pertumbuhan yang mendung.

"The Fed dan bank sentral lainnya membuat masalah perbankan yang jelas tidak akan menghentikan mereka dari pengetatan lebih lanjut," tulis Wei Li, Kepala Strategi Investasi Global di BlackRock Investment Institute, dalam sebuah catatan kepada klien.

"Dengan secara jelas memisahkan tujuan dan alat stabilitas keuangan dan harga, bank-bank sentral utama melanjutkan kenaikan suku bunga melewati keributan."

Namun, bank-bank sentral top dunia secara terbuka mempertimbangkan untuk mengakhiri lebih awal kenaikan suku bunga mereka, paling tidak karena gejolak keuangan baru-baru ini.

Di sisi lain, harga minyak melonjak pada Senin (3/4) di balik penurunan produksi OPEC yang mengejutkan dapat menambah tekanan inflasi baru.

Di pasar negara berkembang, perlambatan dorongan kenaikan suku bunga lebih terlihat. Empat belas dari 18 bank sentral dalam sampel Reuters dari ekonomi berkembang bertemu untuk memutuskan pergerakan suku bunga, tetapi hanya lima yang menaikkan dengan total 150 basis poin. Meksiko, Thailand, Filipina, Kolombia, serta Afrika Selatan, yang mengirim kenaikan suku bunga 50 basis poin, lebih besar dari harapan. Sembilan lainnya mempertahankan suku bunga tidak berubah.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Eko S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.